Setelah Ditahan dan Dikeroyok Israel, Sutradara Palestina Peraih Oscar, Hamdan Ballal Dibebaskan
- IG @basilaladraa
“Tidak semua korban adalah sutradara film peraih Oscar,” katanya.
Menjadi Target karena Mengangkat Derita Palestina
No Other Land menang penghargaan film dokumenter terbaik di Oscar 2025
- Jordan Strauss/Invision/AP
Pada awal bulan ini, Ballal, Adra, dan Abraham berdiri berdampingan di panggung Oscar saat menerima penghargaan untuk No Other Land, film dokumenter yang menyoroti pengusiran warga Palestina dari rumah mereka di Tepi Barat. Ballal, seorang petani asal Palestina, telah lama menjadi sasaran intimidasi dan ancaman oleh pemukim Israel. Dalam wawancara sebelumnya dengan CNN, ia menyebutkan bahwa pemukim seringkali menaruh ternak di lahannya dan mencoba mengambil alih lahannya dengan paksa, terutama setelah peristiwa 7 Oktober 2023.
Ballal telah mendokumentasikan berbagai bentuk kekerasan yang dialaminya, termasuk ancaman dari pemukim yang mengklaim bahwa Tuhan telah “memberikan tanah Ballal” kepada mereka.
Film dokumenter No Other Land menggambarkan penghancuran sistematis kawasan Masafer Yatta oleh otoritas Israel—wilayah pegunungan di Hebron tempat tinggal keluarga Adra. Film ini memperlihatkan taman bermain anak-anak yang diruntuhkan, kakak Adra yang dibunuh tentara Israel, dan serangan berulang dari para pemukim terhadap warga yang mencoba bertahan hidup.
Istri Ballal, Lamya, menyatakan bahwa sejak kemenangan di Oscar, ancaman terhadap suaminya kian meningkat.
“Karena dia telah menyuarakan penderitaan kami ke seluruh dunia, karena ia telah menunjukkan apa yang dilakukan para pemukim, mereka ingin membalas dendam. Dunia kini tahu apa yang terjadi di sini,” katanya.
Kekerasan Pemukim Meningkat Sejak Perang
Kekerasan oleh pemukim Israel terhadap warga Palestina terus melanda desa-desa di Tepi Barat. Laporan gabungan dari Peace Now dan Kerem Navot, dua lembaga advokasi asal Israel yang menentang perluasan permukiman, menunjukkan bahwa jumlah pos penggembalaan ilegal yang didirikan oleh pemukim telah meningkat hampir 50% sejak perang dimulai. Data tersebut mencakup hingga akhir Desember 2024.
