Rita Butar Butar Dibully Gegara Salah Lirik, Ternyata Bukan Orang Biasa!

Rita Butar Butar
Sumber :
  • Instagram @ritabutarbutar19

Jakarta, VoxPop – Turnamen sepakbola Piala Presiden 2025 resmi dibuka pada 6 Juli 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Acara pembukaan yang digelar megah ini dimeriahkan dengan berbagai hiburan, termasuk pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

img_title Jadwal Piala Presiden 2026 Sudah Diizinkan AFC

Sosok yang dipercaya memimpin lagu tersebut adalah penyanyi senior legendaris Indonesia, Rita Butar Butar. Namun sayangnya, momen yang seharusnya sakral itu diwarnai insiden salah lirik yang menjadi sorotan publik. Lalu, siapa Rita Butar Butar? Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

Rita Butar Butar adalah nama yang tidak asing dalam industri musik Indonesia, khususnya di era 1980-an. Lahir di Pematang Siantar, Sumatera Utara pada 11 Mei 1960, penyanyi berdarah Batak ini telah menginjak usia 65 tahun. 

img_title Resmi! Hadiah Juara 2, 3 dan 4 Piala Presiden 2026 Naik Rp500 Juta

Dikenal luas sebagai penyanyi pop dan penyanyi religi Kristen, Rita memiliki reputasi panjang dan prestasi yang mengagumkan dalam dunia tarik suara.

Karier Rita mulai melejit setelah membawakan lagu ciptaan Rinto Harahap berjudul “Seandainya Aku Punya Sayap” yang menjadi sangat populer hingga kini. Lagu tersebut bahkan direkam ulang oleh grup musik Geisha. 

img_title Panitia Piala Presiden 2026 Jawab Kritik Igor Tolic: Aturan 72 Jam Tak Berlaku untuk Turnamen Ini

Selain itu, Rita juga dikenal lewat lagu-lagu seperti “Aku Tak Ingin Mengemis Lagi” dan “Oh Angin”, serta karya berbahasa Batak seperti “Didia Rokkap Hi” yang tetap dikenang hingga hari ini.

Suara khasnya yang kuat dan emosional membuatnya dikagumi banyak penggemar. Tak hanya itu, Rita dikenal memiliki kemampuan vokal luar biasa dengan jangkauan hingga lima oktaf. Ia juga dikenal menghayati setiap lagu yang dibawakannya, membuat penampilannya selalu berkesan.

Dalam kiprahnya, Rita tak hanya menelurkan lagu-lagu pop, tetapi juga aktif menyanyikan lagu-lagu rohani Kristen dan lagu-lagu Batak yang memperkuat identitas budaya daerahnya. 

Beberapa album populernya antara lain Wanita (1983), Bintang (1983), Seandainya Aku Punya Sayap (1984), dan Mencari Cinta (1985). Ia juga merilis lagu-lagu religi seperti Partangisan Do Hape dan Na Mulak Jesus I, serta karya Batak seperti Batu Gantung, Ro Do Au Tu Pestami, dan Gokhon Dohot Jou Jou.

Namun, meski penuh pengalaman, Rita tak luput dari kekeliruan saat menyanyikan lagu “Indonesia Raya” pada pembukaan Piala Presiden 2025. Kesalahan terjadi saat ia menyanyikan bagian “Marilah kita berseru, Indonesia bersatu” menjadi “Marilah kita berseru, Indonesia merdeka”. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut