26 Tari Tradisional Indonesia Paling Populer
- VoxPopnews/KBRI Praha
Tari piring diciptakan untuk menunjukkan rasa syukur masyarakat terhadap dewa dengan menyajikan sesajian berupa makanan enak yang dibawakan oleh gadis cantik.
14 Tari Topeng – Cirebon
- Tangkapan layar youtube/DW the explorer
Tari Topeng merupakan tarian tradisional yang berasal dari Cirebon, Jawa Barat. Makna dari tarian ini berupa kepemimpinan, cinta, dan kebijaksanaan.
Ada berbagai tokoh yang digunakan dalam tarian ini dalam setiap pertunjukkan. Ada lima jenis topeng yang digunakan dan dikenal dengan nama Panca Wanda atau lima rupa.
Kelima tokoh tersebut yaitu Panji, Pamindo (Samba), Patih (Tumenggung), Klana (Rahwana), dan Rumyang. Topeng Cirebon merupakan tarian sakral, dimana setiap penari perlu melakukan puasa, pantang, semedi, yang sampai saat ini tetap dijalankan oleh dalang topeng daerah Cirebon.
15. Tari Jaipong - Jawa Barat
- KBRI Oslo
Tari Jaipong merupakan tarian tradisional yang berasal dari Bandung, Jawa Barat. Pencipta tarian ini adalah Gugum Gumbira dan Haji Suanda. Tari Jaipong atau biasa dikenal jaipongan, gerakannya berasal dari perpaduan dari kesenian tradisional lainnya seperti Wayang Golek, Ketuk Tilu, dan Pencak Silat.
Tarian ini dibawakan secara enerjik, unik dengan suasana ceria dan humoris. Tarian ini diiringi musik tradisional seperti degung, gendang, gong, dan alat musik lainnya.
16. Tari Zapin – Riau
- dokumen pribadi
Tari Zapin merupakan tarian tradisional yang berasal dari Provinsi Riau yang bersifat mendidik dan menghibur. Tari Zapin digunakan sebagai dakwah islamiyah melalui syair lagu Zapin.
Tarian ini dilakukan secara berkelompok dengan musik iringan "Marwas" (gambus dan gendang kecil). Gerakan tari zapin mengandung nilai-nilai filosofis yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat melayu Riau.
17. Tari Gambyong – Jawa Tengah
- VoxPopnews/Adrozen Ahmad
Tari Gambyong merupakan tarian tradisional klasik yang berasal dari Jawa Tengah. Tarian ini merupakan pengembangan dari tari tledhek yang sudah dikenal masyarakat sejak abad ke-15. Tari tledhek berkaitan erat dengan tari tayub.
Pakaian yang digunakan para penari Gambyong ini cenderung berwarna kuning dan hijau sebagai simbol kemakmuran dan kesuburan. Tarian ini biasanya diperuntukkan untuk menyambut tamu.
Tarian ini menampilkan gerakan yang luwes, kenes, kewes, dan tregel.
