Sinopsis Jodoh Wasiat Bapak Babak 2 Episode 306, Tayang Hari Ini
- antv
Mak Mursidah yang pulang dari pasar histeris mengetahui Rohaya meninggal di dalam sumur. Pak RT, Bopak dan Daus menaikkan mayat. Aidan dan Mak Mursidah sempat curiga karena di kepala Tonah ada luka pukul. Itu sebabnya mak Mursidah melaporkan kejadian itu ke Hera, polisi.
Rizky Billar di Jodoh Wasiat Bapak Babak 2.
- antv
Sejak itu Kampung Kucrit heboh dengan wewe gombel yang suka muncul di dekat sumur. Penampilan wewe gombel yang sering bawa ember membuat orang ngeri. Mansur dan Tonah yang diganggu wewe gombel Rohaya pun ngeri. Orang kampung jadi takut mengambil air di sumur itu. Bahkan Daus yang sewa kontrakan Bopak mau
pindah karena takut ada wewe gombel di belakang kontrakan mereka.
Orang kampung kini hanya berani mengambil air di sumur itu siang hari. Orang yang mengambil air di sumur siang tidak kenapa-kenapa. Tapi air yang diambil Mansur saat dibawa masuk ke dalam rumah masih putih biasa. Kala direbus Tonah, ternyata airnya merah berdarah. Bahkan kopi buatan tonah bukannya hitam malah jadi merah berdarah sehingga Tonah diamuk Mansur.
Wewe gombel Rohaya muncul sehingga Tonah dan Mansur ketakutan. Mansur sampe luka sebelah matanya karena terantuk ujung meja.
Mak Mursidah berniat beli rumah kecil dari uang santunan anaknya yang meninggal. Itu sebabnya dia tak berjualan gado-gado lagi dan berniat pindah ke rumah yang akan dibelinya. Tonah dan Mansur yang kehabisan duit untuk mengobati mata Mansur ke dokter, lantas jualan gado-gado di depan kontrakan mak Mursidah. Niatnya memang tidak murni jualan, tapi cari kesempatan untuk mendapatkan uang Mak Mursidah.
Serial ANTV ‘Jodoh Wasiat Bapak’ Babak Dua.
- antv
Masalah bertambah karena Tonah jualan pake bahan sayur sisa buangan pasar buat gado-gadonya sehingga ia diprotes warga yang sakit perut. Wewe gombel terus meneror Tonah dan Mansur sehingga Tonah tak berani keluar rumah untuk buang air kecil sehingga dimarahi mansur. Waktu Tonah dipaksa ke kamar mandi dekat sumur, ia jatuh di lantai sehingga Tonah hendak melahirkan lebih cepat.
Mansur memanggil bu bidan. Bayi pun lahir. Ternyata bayi diambil oleh wewe gombel. Warga dan Daus bawa alat-alat dapur dipukuli hingga berbunyi riuh. Wewe gombel kabur dan si bayi bisa kembali ke ibunya. Tonah yang anaknya harus dirawat di Rumah sakit marah dan berniat menguasai uang Mak Mursidah.
