Tora Sudiro dan Onadio Leonardo Mengaku Ditipu Comedy Island
- Prime Video
JAKARTA – Sejumlah komedian dan komika terkenal Tanah Air didapuk menjadi pemeran dalam serial original Prime Video terbaru berjudul Comedy Island. Acara komedi situasional yang satu ini mengusung format hybrid yakni dengan dan tanpa naskah yang memberikan keleluasaan bagi para pemainnya untuk berimprovisasi.
Salah satu yang terlibat adalah Tora Sudiro. Meskipun jam terbang di industri hiburan sudah cukup tinggi, namun Tora Sudiro mengaku sempat bingung akan melakukan apa di acara ini.
Tora Sudiro bersama pemain lainnya harus menjalankan misi rahasia yang menantang setiap hari supaya bisa keluar dari pulau terpencil. Tak jarang tantangan yang diberikan melibatkan aktivitas fisik hingga taktik menggunakan daya pikirnya.
Di samping itu, Tora Sudiro juga kebingungan karena naskah yang diberikan oleh tim produksi tidak lengkap dan ia hanya diberikan keleluasaan ingin melakukan apapun di sana.
"Pada saat ditawarin bingung sih karena ditawarinya ngga komplit. Ngga pernah jelas (tawarannya)," kata Tora Sudiro, dalam konferensi pers di Pullman Hotel Jakarta, Senin 30 Oktober 2023.
Tidak hanya soal naskah, Tora Sudiro bahkan awalnya tidak mengetahui siapa saja pemain yang terlibat dalam serial ini.
"Jadi memang benar kami nggak tau apa yang terjadi dan kami mau lakukan," katanya.
"Ibaratnya tim ini green team-lah kalau di dunia perfilman di Indonesia," imbuhnya.
Di sisi lain, kebingungan yang sama juga dirasakan oleh Onadio Leonardo. Vokalis band Killing Me Inside itu bahkan mengibaratkan serial ini seperti proyek penipuan. Pasalnya, Onad tidak pernah mendapatkan jawaban yang benar setiap kali menanyakan perihal proses syuting yang saat itu akan ia lakoni.
"Yang menarik adalah ini penipuan, ini proyek nipu. Ditanyain yang main siapa? Ntar dulu, ntar dulu, ntar aja. Pas kita datang juga nipu sih. Jadi pas kita datang ngga tahu mau ngapain," jelas Onadio Leonardo.
Proses syuting serial Comedy Island dilakukan di sebuh pulau terpencil di Thailand. Setibanya di sana, barulah Onad dan kawan-kawan saling mengetahui siapa saja pemain yang terlibat di dalamnya.
