Rumah Ekonomi Rakyat: SYL Nahkoda Tangguh, Selamatkan Krisis Pangan

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.
Sumber :

VoxPop – Direktur Rumah Ekonomi Rakyat, Taufiq Amrullah mengapresiasi langkah Kementerian Pertanian dalam mendukung tumbuhnya ekonomi di sektor riil. 

img_title Mentan Bongkar Dugaan Akal-akalan Beras Premium, Dialihkan Jadi Beras Fortifikasi Dijual hingga Rp42.000 per Kg

Sepanjang tahun 2020, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sektor pertanian tumbuh 1,75 persen di saat sektor lain mengalami tekanan. Hal ini dinilai Taufik sebagai potret yang memperlihatkan bahwa pertanian memiliki daya uji yang tinggi dan menjadi tulang punggung perekonomian di saat pandemi.

Pertumbuhan tersebut menurut Taufik juga dibarengi dengan besarnya animo anak muda yang terjun ke dunia pertanian. Peran generasi muda menurutnya memang tidak bisa dipisahkan dalam setiap sektor kehidupan termasuk sektor pertanian. 

img_title Orang AS Ketagihan Tempe, Produk Pangan RI Laris hingga Rp 150 Miliar di New York

“Geliat munculnya para milenial yang terjun di sektor pertanian merupakan signal positif. Ini bagus sebagai regenerasi,” kata Taufik saat dihubungi melalui telepon, Selasa (13/4).

Kementan bersama pihak lain menurut Taufik memang harus memformulasikan keberlanjutan sumber daya manusia pertanian yang setiap tahun mengalami penurunan.

img_title Bapanas Minta Anggaran Tambahan Rp17,52 Triliun Untuk Bantuan Beras ke 33,2 Juta KPM

“Sebelumnya, milenial menggeluti dunia pertanian hanya pada wilayah off-farm. Tapi sekarang, mereka sudah berani terjun langsung, melakukan budi daya dengan caranya sendiri,” katanya.

Tipologi milenial yang adaptif dengan kemajuan teknologi bagi Taufik merupakan modal utama pengembangan pertanian masa depan.

“Salah satu hal yang ingin dicapai Kementan dibawah Menteri Syahrul Yasin Limpo adalah bagaimana mewujudkan pertanian yang modern. Ini bisa direalisasikan salah satunya oleh milenial, para anak-anak muda yang melek teknologi. Konsep urban farming, smart farming akan lebih kencang akselerasinya jika diperankan oleh milenial,” ungkap Taufik.

Pengalaman dan kemampuan Mentan SYL dalam memimpin dan mengelola entitas menurut Taufik sudah tidak diragukan. Melalui dua hal tersebut, Kementan berhasil keluar dari ancaman krisis pangan yang sudah diperingatkan oleh badan pangan dunia atau FAO.

“Kementan dibawah kepemimpinan Komandan saya pikir berhasil. Bukan hanya tangguh saat pandemi, juga mampu melakukan stabilisasi harga bahan pangan pokok di saat hari-hari besar keagamaan,” ujarnya.

Taufik berpesan, Indonesia membutuhkan lebih banyak lagi peran milenial untuk menggerakkan perekonomian. 

“Perekonomian akan bergerak jika ada dukungan kebijakan dari pemerintah. Dan Mentan SYL saya kira sudah melakuka hal itu, bagaimana pertanian dan sektor riil terus bergerak,” pungkasnya.

PTPN I (Persero)

Jaga Ketersediaan Pangan, PTPN I Teguhkan Komitmen sebagai Pilar Kedaulatan Negara

Direktur Utama PTPN I, Abdul Rivai Ras menjelaskan, sifat padat karya yang digadang pihaknya selama ini, telah menjadikan PTPN I mampu untuk menyerap banyak tenaga kerja.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut