Mensos Berencana Dirikan Lumbung Sosial di Titik Rawan Longsor Bangli
- Biro Humas Kemensos
Bantuan logistik yang disalurkan saat kunjungan Mensos bersumber dari Gudang Provinsi Bali ke Dinsos Kab. Bangli berupa makanan anak 120 paket, matras 30 lembar, selimut 30 lembar, kasur 30 unit, tenda gulung 50 lembar, perlatan dapur keluarga 30 paket, family kit 30 paket, kids ware 30 paket, foodware 30 paket.
Bantuan logistik yang disalurkan saat kunjungan Mensos bersumber dari Gudang Provinsi Bali ke Dinsos Kab. Karangasem berupa makanan anak 120 paket, matras 60 lembar, selimut 60 lembar, kasur 20 unit, tenda gulung 50 lembar, peralatan dapur keluarga 30 paket, family kit 30 paket, kids ware 30 paket, foodware 30 paket, tenda serbaguna 1 unit. Total nilai untuk semua bantuan logistik sebesar Rp 248.189.122.
Selain itu, dalam kunjungan ini Mensos juga menyerahkan santunan ahli waris secara simbolik. Yakni untuk 2 orang korban meninggal di Bangli sebesar Rp 30.000.000 (@Rp 15.000.000). Santunan luka berat 3 orang Rp 15.000.000 (@Rp 5.000.000).
Santunan ahli waris untuk 1 orang korban meninggal di Kab Karangasem Rp 15.000.000. Santunan luka berat 3 orang Rp 15.000.000 (@Rp 5.000.000). Santunan luka ringan 3 orang Rp 6.000.000 (@Rp 2.000.000). Total nilai santunan di kedua daerah sebesar Rp 81.000.000. Dengan demikian total bantuan Kemensos baik berupa bantuan logistik maupun santunan sebesar Rp 329.189.122.
Kehadiran Mensos untuk memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan bantuan, termasuk bantuan pokok. Kehadiran Mensos di tengah para penyintas bencana merupakan bentuk respon cepat dan kehadiran negara di tengah warga yang menghadapi cobaan akibat bencana.
Hadir mendampingi Mensos, Bupati Bangli Sedana Arta, anggota Komisi VIII DPR RI I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan, anggota DPD RI Anak Agung Gde Agung, pejabat eselon I Kemensos, Staf Khusus Mensos dan pejabat daerah terkait.
Kemensos telah hadir di kedua lokasi sejak bencana gempa terjadi (16/20), jajaran Kemensos melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) telah melakukan koordinasi penanganan pasca bencana. Melalui Balai Mahatmiya Bali telah dikiirimkan bantuan logistik untuk penyintas bencana dengan didukung personel Tagana dalam distribusinya.
