Transformasi BUMN Dorong Optimisme BNI

(ki-ka) Menteri BUMN Erick Thohir, Wamen BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut, dan pejabat negara dalam SOE International Conference #BUMNuntukG20 #SOEInternationalConference di Bali Nusa Dua Conference Center, Senin (17/10)
Sumber :

VoxPop – Transformasi menjadi motor pendorong pertumbuhan kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam tiga tahun terkahir. Sebagai salah satu lokomotif di sektor bank milik negara, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) pun masih optimistis kinerja akan tetap berada pada jalur positif dengan penerapan manajemen risiko yang prudent. 

img_title BNI Catat Laba Bersih Rp10,8 Triliun Semester I-2026, Kredit Tumbuh 24,4 Persen

Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir Transformasi sejauh ini telah membuahkan hasil berupa kinerja yang cemerlang dalam 3 tahun terkahir. Terlebih, BUMN berhasil mendorong program transformasi yang dibarengi dengan upaya peningkatan kinerja berkelanjutan.

Pada 2021, pendapatan BUMN mencapai US$160 miliar naik 18,8% secara tahunan (YoY), dan net profit mencapai US$9 miliar naik 838% YoY. Aset BUMN tercatat US$630 miliar yang mewakili 53% dari GDP Indonesia.

img_title Lixil Dorong Transformasi Lanskap Arsitektur Nasional Lebih Berkelanjutan

Erick pun meyakini, tranformasi masih dapat menjadi kunci kesuksesan bagi perusahan milik negara serta pelaku bisnis secara keseluruhan untuk dalam menjawab perkembangan ekonomi ke depannya.

“Kami yakin penguatan portofolio, tata kelola, manajemen risiko, sumber daya manusia, kinerja korporasi, serta partner strategis dapat terus kami jaga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesai ke depan,” katanya dalam SOE International Conference #BUMNuntukG20 #SOEInternationalConference di Bali Nusa Dua Conference Center, Senin (17/10/2022). 

img_title Transformasi BRIvolution Reignite Kian Akseleratif, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian Nasional

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menyampaikan BNI adalah bagian dari transformasi BUMN yang terus berupaya mendorong pertumbuhan yang sehat dan sustainable.

Dengan menyasar pada debitur top tier di segmen industri prospektif diiringi dengan kebijakan manajemen risiko yang prudent, BNI yakin pertumbuhan kredit sebesar 7% sampai 10% untuk tahun 2022. 

“Tentunya tranformasi memiliki peran penting. Kami terus memperbaiki setiap lini operasional bisnis guna meningkatkan fundamental keuangan dan kapabilitas perusahaan dalam menjalankan fungsi intermediasi, investasi, dan penyediaan solusi transaksi keuangan yang unggul melalui digitalisasi. Kami harap journey transformasi BNI ini dapat semakin memperkuat kinerja pemulihan ekonomi,” katanya.

Royke melanjutkan berpendapat BNI memiliki banyak peluang yang dapat garap di semester II. Terlebih, kita mengetahui bersama pertumbuhan domestic consumption yang relatif masih kuat akan mendorong perusahaan di berbagai sektor untuk melakukan ekspansi bisnis baik di segmen large commercial dan segmen kecil hingga konsumer.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut