Tingkatkan Potensi Ekspor, BNI Gandeng UMKM dan Diaspora Lewat BNI Xpora

SOE International Conference di Bali Nusa Dua Conference Center, Selasa (18/10)
Sumber :
  • BNI

VoxPop – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI terus memperkuat ekosistem ekspor dan impor melalui BNI Xpora. Layanan solusi satu atap (one stop solution hub) dan ekosistem ekspor-impor itu diharapkan mampu menjawab tantangan perluasan pasar produk lokal Indonesia. 

img_title BNI Catat Laba Bersih Rp10,8 Triliun Semester I-2026, Kredit Tumbuh 24,4 Persen

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo memaparkan, ada enam tantangan dalam upaya menembus pasar ekspor seperti kompetisi antar produk yang ketat, persaingan di pasar global yang kompetitif, prosedur ekspor dan lisensi yang rumit, kapabilitas digital yang belum banyak dikuasai UMKM, terbatasnya solusi transaksi, serta kurangnya akses permodalan. 

Untuk itu, BNI terus mendorong kinerja BNI Xpora guna menjangkau seller (penjual) maupun buyer (pembeli), serta menjadi one stop solution hub dalam menciptakan ekosistem yang mampu mendukung UMKM melakukan ekspor.

img_title Mengupas Aplikasi Transformasi Digital UMKM, Inovasi yang Membantu Pelaku Usaha Bertahan di Tengah Persaingan

“Selain memberikan pendampingan untuk ekspansi pasar global, Xpora juga menjadi platform yang menawarkan layanan sistem digital, solusi pendanaan, pengelolaan keuangan, penguatan aspek legalitas, hingga penyediaan forum khusus UMKM,” paparnya dalam SOE International Conference di Bali Nusa Dua Conference Center, Selasa (18/10/2022).  

Adapun, produk-produk UMKM yang tergabung dalam ekosistem Xpora telah dipasarkan ke berbagai negara, seperti Korea Selatan, Jepang, Hong Kong, Inggris, Belanda, hingga Amerika Serikat.

img_title BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026, Akselerasi UMKM Naik Kelas

Sementara itu, sektor-sektor usaha yang tergabung dalam ekosistem BNI Xpora cukup beragam. Namun, usaha di bidang makanan dan minuman serta furnitur mendominasi penggunaan layanan BNI  Xpora. 

Optimalisasi Diaspora
Okki melanjutkan, diaspora menjadi salah satu pihak yang dapat menjembatani UMKM di Indonesia untuk menembus pasar global. Bahkan, Platform BNI Xpora tak hanya memberikan layanan kepada perusahaan perdagangan (trading company) dan distributor besar, tetapi juga memperluas kesempatan bagi diaspora individu yang ingin menjual produk UMKM Indonesia ke luar negeri.

“Diaspora Indonesia ada sekitar 8 juta orang, dan itu tersebar di berbagai belahan dunia. Para pekerja dan pelajar bisa ikut menjual produk dalam negeri dengan memanfaatkan fasilitas BNI Xpora,” jelas Okki. 

Di samping itu, banyak pula diaspora yang berdagang produk lokal Indonesia di luar negeri, sehingga menjadi peluang usaha yang menjanjikan bagi pelaku UMKM Lokal Indonesia.

“Di Taiwan bahkan banyak pekerja migran yang jualan mi instan, kerupuk, dan lain-lain. Mereka menjadi importir sekaligus penyambung bagi UMKM kita untuk menjual produk di luar negeri,” imbuh Okki.
 
Dengan memanfaatkan jaringan kantor cabang BNI di berbagai negara, Okki optimistis geliat ekspor produk UMKM akan terus membaik. Cabang-cabang BNI tersebar di kota-kota yang menjadi pusat keuangan dunia, seperti Hong Kong, Singapura, New York (AS), London (Inggris), Tokyo (Jepang), Seoul (Korsel), Amsterdam (Belanda). 

Jaringan itu sangat strategis untuk pengembangan ekosistem ekspor impor. “Ini sesuai dengan kompetensi BNI di bidang international banking (perbankan internasional, karena BNI juga akan terus menjalin kerja sama global di seluruh dunia. 

Produk UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga.

MyPertamina Tebar Produk UMKM Binaan Gratis di GIIAS 2026

Pertamina Patra Niaga memperluas pasar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan dengan sediakan beragam produk mereka sebagai suvenir di booth MyPertamina di GIIAS.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut