Percepatan Implementasi Program NLE, Bea Cukai Terus Jalin Sinergi

Bea Cukai kolaborasi dengan NLE.
Sumber :

VoxPop – Sebagai upaya pemerintah dalam menciptakan ekosistem logistik yang semakin efisien di Indonesia, implementasi program National Logistic Ecosystem (NLE) yang tertuang dalam Instruksi Presiden nomor 5 tahun 2020, semakin digalakkan, termasuk di dua pelabuhan, yaitu Tanjung Emas dan Belawan.

img_title Terlihat Tenang Saat Ditangkap, Pilot Malaysia Airlines Langsung Tutupi Wajah Ketika 70 Ribu Ekstasi Diperiksa

Dalam percepatan implementasi program NLE di dua pelabuhan tersebut, Bea Cukai menunjukkan pentingnya kolaborasi antarinstansi. 

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Hatta Wardhana, pada Senin (31/10) mengatakan NLE adalah ekosistem logistik yang menyelaraskan arus lalu lintas barang dan dokumen internasional sejak kedatangan sarana pengangkut hingga barang tiba di gudang.

img_title Razia Jasa Pengiriman, Bea Cukai Gagalkan Pengiriman Puluhan Bal Rokok Ilegal ke Timor Leste

Program ini berorientasi pada kerja sama antarinstansi pemerintah dan swasta, melalui pertukaran data, simplifikasi proses, penghapusan repetisi dan duplikasi, serta didukung oleh sistem teknologi informasi yang mencakup seluruh proses logistik terkait dan menghubungkan sistem-sistem logoistik yang telah ada. 

“Dengan berkolaborasi bersama instansi lainnya, diharapkan implementasi program NLE akan semakin cepat dan berjalan dengan lancar. Hal ini juga merupakan perwujudan tugas Bea Cukai sebagai salah satu unit eselon I yang ditugaskan untuk melaksanakan inisiatif strategis dalam program penataan ekosistem logistik, berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan nomor 112/KMK.04/2021 tentang Program Penataan Ekosistem Logistik Nasional Kementerian Keuangan Tahun 2021-2024," ujarnya.

img_title Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 2,2 Juta Rokok Ilegal, Nilainya Capai Rp3,4 Miliar

Disebutkan Hatta, kolaborasi antarinstansi ditunjukkan dengan baik dalam implementasi program NLE di Pelabuhan Tanjung Emas, yang sudah mencapai 98% per 17 Oktober 2022.

“Capaian baik ini didukung oleh adanya sinergi dan kolaborasi dari pemangku kepentingan. Contohnya, dalam pelaksanaan Evaluasi Implementasi Ssm Quarantine Customs dan Ssm Sarana Pengangkut pada tanggal 21 Oktober 2022 lalu, Bea Cukai Tanjung Emas bekerja sama dengan Tim Stranas PK dan kementerian/lembaga lainnya di Pelabuhan Tanjung Emas dalam mengevaluasi sistem yang sudah berjalan, demi memitigasi adanya kendala yang dapat terjadi ke depannya," katanya.

Ia menjelaskan bahwa selama ini, Bea Cukai Tanjung Emas telah bersinergi dengan kementerian/ lembaga lainnya di Pelabuhan Tanjung Emas demi menyukseskan program Ssm Quarantine Customs dan SSm Pengangkut di Pelabuhan Tanjung Emas.

Keberhasilan implementasi pembangunan Penataan Nasional Logistik Ekosistem (NLE) dapat menciptakan transparansi proses bisnis dan pemangkasan birokrasi guna menciptakan kelancaran arus logistik di Pelabuhan Tanjung Emas. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut