Bea Cukai Dukung Perdagangan Internasional Melalui Program AEO

Bea Cukai Juanda dan Tim AEO Direktorat Teknis Kepabeanan melakukan peninjauan
Sumber :
  • Bea Cukai

VoxPop – Bea Cukai Juanda bersama Tim AEO Direktorat Teknis Kepabeanan melakukan peninjauan lapangan dalam rangka pemberian pengakuan sebagai Authorized Economic Operator (AEO) kepada PT Karya Dibya Mahardhika (PT KDM), pada 2 s.d. 5 Mei 2023. Kegiatan ini juga dihari oleh Bea Cukai Pasuruan, Bea Cukai Kediri, dan Bea Cukai Tanjung Perak, selau kantor yang turut memberikan pelayanan dan pengawasan kepada PT KDM.

img_title Terlihat Tenang Saat Ditangkap, Pilot Malaysia Airlines Langsung Tutupi Wajah Ketika 70 Ribu Ekstasi Diperiksa

PT KDM adalah perusahaan yang bergerak dalam industri produksi rokok di Indonesia. Perusahaan ini tergolong pengusaha pabrik hasil tembakau golongan II yang memiliki reputasi yang baik dan profil risiko rendah (low risk). Selain itu, PT KDM juga berkontribusi terhadap penerimaan negara di bidang cukai yang mencapai Rp1,8 triliun. 

PT KDM memiliki beberapa cabang di Jawa Timur yang pusatnya berlokasi di Bakalan, Pasuruan. PT KDM memproduksi berbagai jenis rokok, seperti sigaret putih mesin (SPM) dan sigaret kretek mesin (SKM) yang diproduksi di Bakalan, Pasuruan, dan rokok berjenis sigaret kretek tangan (SKT) yang diproduksi di Pare, Kediri. 

img_title Razia Jasa Pengiriman, Bea Cukai Gagalkan Pengiriman Puluhan Bal Rokok Ilegal ke Timor Leste

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Juanda, Irwan Kurniawan, mengatakan bahwa peninjauan lapangan ini sebagai tindak lanjut atas permintaan PT KDM sebagai pelaku ekspor dan impor khususnya di bidang cukai untuk menjadi Operator Ekonomi Bersertifikat atau Authorized Economic Operator (AEO). “Kegiatan peninjauan lapangan merupakan salah satu tahapan dalam rangkaian pengajuan permohonan untuk memperoleh pengakuan sebagai AEO di samping penelitian persyaratan administrasi atas berkas permohonan,” imbuhnya.

Pemberlakuan AEO di dunia internasional didasari oleh WCO SAFE FOS yang merupakan standardisasi keamanan dan fasilitasi terhadap mata rantai pasokan perdagangan internasional untuk meningkatkan kepastian dan kemudahan pemantauan arus barang yang dapat diprediksi. Sementara di Indonesia, pengimplementasian AEO telah diinstruksikan oleh Presiden sebagai upaya pendukung iklim investasi yang selanjutnya diatur oleh Menteri Keuangan.

img_title Bea Cukai Gagalkan Peredaran 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Program AEO Indonesia memiliki sasaran antara lain, pertama, secure and safe Supply Chain; kedua, adanya partisipasi aktif peserta AEO dalam pengamanan rantai perdagangan; ketiga, praktik business yang efisiensi bagi peserta AEO; empat, simplifikasi prosedur kepabeanan; lima, pemenuhan dan pengakuan standar internasional.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut