Gubernur dan Wagub Panen Duku di BBI TPH Batuah

Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor dan Wakil Gubernur H Hadi Mulyadi
Sumber :
  • Pemprov Kalimantan Timur

VoxPop – Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor dan Wakil Gubernur H Hadi Mulyadi didampingi istri, Hj Erni Makmur panen buah Duku di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Balai Benih Induk (BBI)
Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kaltim, Jalan Soekarno-Hatta Km.40 Loa Janan, Kutai Kartanegara.

img_title BPS Pede Produksi Padi dan Jagung di Semester I-2026 Bakal Meningkat, Simak Proyeksinya

Panen Duku, juga dihadiri Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Kaltim Siti Farisyah Yana, Kepala Bappeda Yusliando, Kepala Bapenda Hj Ismiati, Staf Ahli Gubernur Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah Diddy Rusdiansyah, anggota TGUP3 Kaltim Zulkarnain, kepala UPTD BBI TPH Devis Hendra beserta jajarannya.

img_title Jaga Ketersediaan Pangan, PTPN I Teguhkan Komitmen sebagai Pilar Kedaulatan Negara

Wagub Hadi Mulyadi mengungkapkan dirinya merasa bangga dan beryukur, karena UPTD BBI TPH mampu merekayasa genetika pohon duku, sehingga bisa panen di luar musim.

"Mudah-mudahan bisa dikembangkan lebih besar, kalau perlu bukan buah duku saja, tetapi buah-buahan lainnya bisa diduplikasi di seluruh Kalimantan Timur," kata Wagub Hadi Mulyadi usai panen buah Duku bersama Gubernur Isran Noor di UPTD BBI TPH Provinsi Kaltim, Ahad (2/7/2023).

img_title Orang AS Ketagihan Tempe, Produk Pangan RI Laris hingga Rp 150 Miliar di New York

Wagub juga berharap hasil pembibitan dan keberhasilan pengembangan pohon buah di BBI TPH Batuah, Loa Janan ini disosialisaikan dan disebarkan ke masyarakat untuk dikembangkan lagi.

"Pembibitan dan pengembangan tanaman buah mendukung ketahanan pangan, sangat penting potensi pangan di Kaltim juga sangat banyak. Dan kita memiliki Langsat Samarinda yang merupakan buah asli Kaltim, namun sayang pohonnya sudah banyak yang ditebang terdesak tumbuhnya permukiman penduduk. Oleh kerana itu, buah-buahan asli Kaltim wajib kita jaga kelestariannya, sehingga tidak punah dan hilang," tandasnya.

Mantan legislatilor Karang Paci dan Senayan itu mengharapkan UPTD BBI TPH bisa menyelamatkan pohon buah khas Kaltim dengan melakukan inovasi maupun rekayasa genetika untuk terus mengembangbiakkannya bibitnya.

"Disinilah pentingnya revitalisasi pembibitan pohon buah, khususnya pohon buah khas Kaltim untuk terus dikembangkan, seperti Langsat Air Putih, lai durian, lahung, taraf, kapul ihau, kuranji, wanyi, maritam serta pohon buah lainnya, selain mengembangkannya, kita juga wajib mengenalkannya kepada generasi muda dan millenial di jaman sekarang," pintanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut