Anggota DPR Sindir PSSI, Setiap Pertandingan Ajukan Pemain Naturalisasi Baru
- PSSI
Ia bahkan menceritakan pengalaman pribadinya yang membangun akademi sepak bola di Sumatra Barat, daerah asalnya.
"Maaf, Pak Erick, saya adalah satu di antara yang cinta sepak bola. Saya di kampung saya di Sumatra Barat membangun akademi sepak bola yang terbesar di Indonesia. Kenapa saya bilang terbesar di Indonesia? Mempunyai empat lapangan sepak bola," ungkapnya.
Menurut Arisal, akademi itu ia dirikan murni karena kecintaannya pada generasi muda bangsa. Harapannya, suatu hari Timnas Indonesia bisa diisi sepenuhnya oleh pemain asli Indonesia.
"Kenapa ini? Karena saya cinta betul dengan anak negeri. Nantinya ya, yang mengisi untuk pemain nasional adalah anak negeri semuanya," ucapnya.
Politikus PAN itu pun meminta PSSI tidak terjebak dalam target instan, melainkan berani menyiapkan pondasi jangka panjang untuk sepak bola Indonesia.
"Jadi, ketua, untuk hari ini kita berikan target Pak Erick, kita mengikuti putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia," pungkas Arisal.
