Miris, Cuma di Era Kluivert Timnas Indonesia Dikalahkan Arab Saudi dalam 1 Dekade Terakhir

Duel Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Sumber :
  • Instagram @timnasindonesia

VoxPop – Timnas Indonesia takluk dari Arab Saudi pada laga ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Kamis dini hari WIB, 9 Oktober 2025, Indonesia kalah dengan skor 2-3.

img_title Bung Ropan Sebut Kerja Keras Thom Haye Sia-sia usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026

Kekalahan ini menjadi catatan pahit tersendiri karena untuk pertama kalinya dalam satu dekade terakhir, Indonesia takluk dari Arab Saudi — dan itu terjadi di era pelatih Patrick Kluivert.

Sebelum Kluivert mengambil alih kursi pelatih, Timnas Indonesia justru memiliki rekor membanggakan melawan Arab Saudi di bawah asuhan Shin Tae-yong.

img_title John Herdman Masuk Sejarah Kelam Timnas Indonesia di Piala AFF

Pada pertemuan sebelumnya, di ronde ketiga, Garuda mampu menahan imbang Arab Saudi di Riyadh dengan skor 1-1, lalu menang 2-0 saat bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Namun, catatan gemilang itu terhenti di tangan Kluivert. Meski sempat unggul lebih dulu lewat penalti Kevin Diks pada menit ke-11, Indonesia akhirnya harus menyerah setelah Feras Albrikan dan Saleh Abu Al Shamat mencetak tiga gol untuk tuan rumah. Penalti kedua Diks di menit ke-88 hanya mampu memperkecil kedudukan menjadi 2-3.

img_title Reaksi Suporter Indonesia Usai Garuda Lagi-lagi Gagal di Piala AFF: John Herdman Buta Map Asia, Mending Bojan Hodak

Kekalahan ini memunculkan pertanyaan besar mengenai efektivitas pendekatan Kluivert terhadap skuad Garuda. Dalam beberapa laga awal kepemimpinannya, permainan Indonesia kerap dinilai belum solid dan kurang efektif di lini serang maupun pertahanan.

Publik sepak bola nasional pun mulai membandingkan performa tim di era Kluivert dengan masa kepemimpinan Shin Tae-yong. Di tangan Shin, Garuda dikenal punya organisasi permainan yang rapi, mental kuat, serta semangat juang tinggi saat menghadapi tim-tim besar Asia.

Kini, di bawah arahan Kluivert, Indonesia justru kehilangan sentuhan tersebut. Beberapa pemain baru belum terlihat menyatu dengan pola permainan, sementara waktu persiapan yang minim menjadi alasan utama sang pelatih.

Meski begitu, peluang Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026 belum sepenuhnya tertutup. Tim Merah Putih masih punya dua laga penting di Grup B, termasuk duel krusial melawan Irak akhir pekan ini.

Kemenangan atas Irak akan menjadi pembuktian apakah Kluivert mampu membawa Indonesia bangkit — atau justru menambah daftar hasil minor di era kepemimpinannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut