10 Petarung Terbaik di Divisi Lightweight UFC

Duel Khabib Nurmagomedov versus Conor McGregor di UFC 229
Sumber :
  • Daily Mirror

VoxPop – Divisi lightweight UFC selalu jadi magnet bagi para penggemar MMA. Sepuluh tahun terakhir, setiap pertarungan di kelas ini selalu memacu adrenalin, menghadirkan laga-laga legendaris yang tak terlupakan. 

img_title Petarung UFC Paling Dibenci Paddy Pimblett

Dari Khabib Nurmagomedov, Tony Ferguson, hingga dominasi baru Islam Makhachev, divisi 155 lbs menjadi panggung para legenda. Berikut 10 petarung lightweight terbaik sepanjang masa versi Give me Sport.

10. Donald Cerrone – Sang ‘Cowboy’ Paling Setia

img_title Perang Kata Khamzat Chimaev vs Sean Strickland Memanas Lagi, Isyaratkan Rematch?

Donald Cerrone mungkin tak pernah memegang sabuk UFC, tapi pengaruhnya di divisi lightweight tak terbantahkan. Cerrone terkenal karena aktivitasnya yang luar biasa, terkadang bertarung 4-5 kali dalam setahun! Dengan kemenangan atas Charles Oliveira, Edson Barboza, dan Eddie Alvarez, Cerrone adalah favorit penggemar sejati yang menghibur setiap kali masuk Octagon.

9. Justin Gaethje – ‘The Highlight’ yang Memukau

img_title Usai Bertahun-tahun Bermusuhan, Khabib dan Conor McGregor Bisa Bertemu Lagi Berkat Cristiano Ronaldo, Kok Bisa?

Masuk UFC pada 2017, Justin Gaethje langsung menarik perhatian. Meski awalnya kalah, ia belajar dan berkembang menjadi striker kelas dunia, menghadirkan pertarungan epik melawan Max Holloway, Michael Chandler, hingga Dustin Poirier. Gaethje membuktikan, kesalahan bisa jadi bahan bakar menuju kejayaan.

8. Conor McGregor – ‘The Notorious’ yang Abadi

Jika McGregor tetap bertahan di UFC setelah jadi juara dua divisi sekaligus, ia mungkin berada di puncak daftar ini. Dominasi spektakuler atas Eddie Alvarez di UFC 205 membuatnya abadi di sejarah lightweight. Sayang, godaan $50 juta dari dunia tinju membuat kita kehilangan potensi pertarungan epik dengan Khabib atau Ferguson.

7. Rafael dos Anjos – Mesin Grappling Brasil

Rafael dos Anjos dikenal karena rentetan kemenangan impresif sebelum kalah dari Eddie Alvarez. Menghajar Benson Henderson, Nate Diaz, Anthony Pettis, hingga Cerrone, RDA menunjukkan bahwa taktik dan kekuatan grappling bisa menjadikannya salah satu yang terbaik.

6. Tony Ferguson – ‘El Cucuy’ yang Terlupakan

Tony Ferguson pernah berada di puncak divisi, dengan streak kemenangan panjang dan interim title. Sayang, nasib tak berpihak, dan ia tak pernah mendapatkan pertarungan gelar utama melawan Khabib. Ferguson adalah simbol ‘what-if’ terbesar UFC: bakat luar biasa yang sering terlupakan.

5. Dustin Poirier – The Diamond yang Bersinar

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut