Final Bulu Tangkis SEA Games 2025: Thailand dan Malaysia Jadi Rintangan Terakhir Indonesia Menuju Emas Beregu
- Instagram @badminton.ina
Pelatih menekankan bahwa Thailand memiliki deretan pemain tunggal putri kuat seperti Pornpawee Chochuwong, Ratchanok Intanon, hingga Supanida Katethong. Namun ia optimistis siapa pun wakil Indonesia di tunggal pertama dan kedua mampu menyumbang poin.
“Dari kesiapan mereka, hari ini setelah latihan saya rasa bagus sekali,” kata Imam. Ia menambahkan bahwa tim masih akan mengadakan diskusi untuk menentukan siapa yang paling siap mental menghadapi tekanan final.
Tunggal Putra: Mental dan Motivasi Naik Usai Semifinal
Sementara itu Pelatih tunggal putra, Indra Wijaya, memastikan bahwa seluruh pemain berada dalam kondisi prima menjelang final melawan Malaysia. Menurutnya, kemenangan di semifinal meningkatkan semangat dan kepercayaan diri seluruh skuad.
Ia menilai kekuatan Indonesia dan Malaysia sangat seimbang di lima sektor. Karena itu, persiapan maksimal dan konsistensi menjadi faktor penentu.
“Saya rasa dari lima sektor semuanya, dari Malaysia atau Indonesia, boleh dibilang imbang. Tinggal kembali lagi, kami siapkan diri kami masing-masing. Tim putra besok kami siapkan maksimal untuk hasil yang terbaik,” ucap Indra Wijaya.
Terkait performa Alwi yang kalah di semifinal, Indra menilai hal itu bukan karena permainan buruk, melainkan kegagalan keluar dari tekanan di gim ketiga. Meski demikian, ia menegaskan mental seluruh pemain, termasuk Alwi, sudah kembali stabil dan siap menghadapi final.
Target Emas
Dengan persiapan yang solid di semua sektor, tim bulutangkis Indonesia menatap final beregu SEA Games 2025 dengan optimisme tinggi. Peluang meraih dua emas dipandang terbuka, meski lawan yang dihadapi bukan sembarang tim.
