Dituding Melanggar Aturan, Manajer Kickboxing Indonesia Beberkan Fakta Statusnya di SEA Games 2025
- Istimewa
VoxPop – Manajer Kickboxing Indonesia, Rosi Nurasjati, akhirnya angkat suara menanggapi isu yang menyebut dirinya nekat berangkat secara mandiri ke SEA Games 2025 Thailand meski telah dicoret oleh Pengurus Pusat Persatuan Kickboxing Indonesia (PP KBI). Rosi dengan tegas membantah tudingan tersebut.
Isu itu mencuat setelah Rosi diduga mengalami perlakuan tidak menyenangkan di Thailand. Ia bahkan disebut-sebut mendapat intimidasi dari petinggi WAKO Konfederasi Asia serta aparat kepolisian setempat saat berada di sekitar venue SEA Games 2025.
Peristiwa mengejutkan itu terjadi pada Sabtu (19/12/2025) di sekitar Hotel Lasantel Suvarnabhumi, Thailand. Rosi mengaku diperlakukan layaknya pelaku kriminal. Belasan polisi Thailand dengan mobil patroli, senjata lengkap, hingga anjing pelacak disebut menghentikannya. Ia bahkan nyaris dibawa ke kantor polisi dan diminta menyerahkan paspor secara paksa.
Tak lama berselang, sejumlah petinggi WAKO Konfederasi Asia datang ke lokasi. Rosi mengklaim dirinya mendapat tekanan hingga akhirnya diusir atau dideportasi dari ajang SEA Games 2025, dengan alasan ia dianggap melanggar aturan karena berada di sekitar venue cabang olahraga kickboxing.
Menanggapi berbagai tudingan tersebut, Rosi membeberkan fakta yang menurutnya membuktikan bahwa dirinya sah dan resmi terdaftar sebagai Manajer Tim Kickboxing Indonesia di SEA Games 2025.
Ia menegaskan penunjukan dirinya tertuang dalam Surat Keputusan (SK) PP KBI bernomor Kep-65/PP.KBI/V/2025 tertanggal 2 Mei 2025 yang ditandatangani langsung Ketua Umum PP KBI. Tak hanya itu, Ketua Tim Review SEA Games 2025 Kemenpora, Prof. Yunyun Yundiana, juga disebut masih mengakui status Rosi sebagai manajer tim.
“Saya diangkat dengan SK resmi PP KBI. Ada yang bilang saya ngotot berangkat sendiri, itu tidak benar. Saya punya bukti dari Ketua Tim Review Kemenpora, Prof. Yunyun. Saya masih manajer,” kata Rosi saat dihubungi, Senin (15/12/2025).
Ia menambahkan, hingga saat ini tidak pernah ada surat resmi dari Tim Review Kemenpora maupun PP KBI yang menyatakan dirinya dicopot atau dicoret dari posisi Manajer Kickboxing Indonesia di SEA Games 2025.
“Buktinya, tidak pernah ada surat resmi yang menyatakan saya sudah tidak lagi menjadi manajer,” tegasnya.
