KONI Pusat Tegaskan Sanksi 'Blacklist' Seumur Hidup bagi Pelaku Pelecehan Seksual Atlet

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman
Sumber :
  • ANTARA/HO-Humas KONI Pusat

Jakarta, VoxPop – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman, mengambil sikap tegas terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa atlet panjat tebing dan kickboxing nasional. Marciano mendesak agar pelaku diberikan sanksi terberat, yakni larangan berkecimpung di dunia olahraga Indonesia seumur hidup.

img_title Munas PP KBI Tuntas, Ngatino Kembali Nahkodai Kick Boxing Indonesia

Pernyataan keras ini disampaikan Marciano usai bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir serta atlet kickboxing Viona Amalia Adinda Putri, yang menjadi salah satu korban, di Jakarta, Jumat.

"Ini sangat memalukan dan tidak boleh ada di lingkungan kita. Ke depan, pelaku-pelaku ini tidak boleh hadir dalam kegiatan olahraga, dan tidak boleh menjadi anggota organisasi olahraga di Indonesia selamanya," tegas Marciano dilansir dari ANTARA.

img_title Juara Olimpiade Veddriq Leonardo Targetkan Medali Emas Asian Games 2026

Sanksi Administratif dan Proses Hukum

Saat ini, kasus tersebut telah masuk dalam ranah kepolisian. Marciano menyatakan dukungan penuhnya terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Menurutnya, jika pelaku terbukti bersalah secara hukum, organisasi olahraga harus segera menindaklanjutinya dengan menutup ruang gerak pelaku untuk kembali ke dunia olahraga.

img_title PB Percasi Periode 2026-2030 Resmi Dilantik KONI, Agustiar Sabran Langsung Pasang Target Lahirkan Grandmaster Baru

KONI Pusat juga bersinergi dengan Menpora untuk memastikan dunia olahraga Indonesia bersih dari segala bentuk kekerasan dan pelecehan seksual.

Prioritas Perlindungan dan Pemulihan Atlet

Selain mengecam pelaku, Marciano menekankan bahwa perlindungan terhadap atlet harus menjadi prioritas utama. Mengingat atlet adalah "patriot olahraga" yang mengorbankan banyak hal demi bangsa, mereka berhak mendapatkan perlakuan terbaik dan lingkungan latihan yang aman.

Sebagai langkah nyata, KONI Pusat menyiapkan dukungan pemulihan mental melalui bidang sport science yang dipimpin oleh Ketua Umum Ikatan Psikologi Olahraga (IPO), Lilik Sudarwati.

“Psikolog-psikolog olahraga yang terbaik itu ada di KONI. Kami akan dengan senang hati dan merupakan tanggung jawab kami untuk memberikan dukungan pemulihan mental atlet yang merasa terpukul akibat kasus ini," tambahnya.

Instruksi bagi Organisasi Olahraga

Marciano juga menginstruksikan seluruh jajaran KONI di 38 provinsi, Ibu Kota Nusantara (IKN), serta 81 induk cabang olahraga untuk memberikan perhatian serius guna mencegah terulangnya kasus serupa.

Ia mengimbau kepada seluruh insan olahraga, termasuk para orang tua atlet, untuk berani bersuara. Marciano meminta mereka tidak ragu melaporkan segala tindakan yang menjurus pada pelecehan seksual kepada KONI Pusat, baik melalui surat resmi maupun media sosial.

Ilustrasi: Munas PB Kickboxing

Munas Kickboxing Memanas, Pendiri Organisasi Klaim Jadi Korban Pengeroyokan Sekelompok Orang tanpa Tanda Pengenal

Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Kickboxing Indonesia yang digelar di Hotel Aloft Marriott, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Selasa, 28 Juli 2026, diwarnai insiden

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut