KONI Dukung International Invitational Petanque 2026, Pembinaan Atlet Terus Digenjot

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman
Sumber :
  • ANTARA/HO-Humas KONI Pusat

VoxPop – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat terus mendorong perkembangan cabang olahraga petanque di Tanah Air. Hal itu ditegaskan langsung Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman saat membuka International Invitational Petanque Tournament "Bola Baja Cup", Selasa, 7 Juli 2026.

img_title Munas PP KBI Tuntas, Ngatino Kembali Nahkodai Kick Boxing Indonesia

Turnamen internasional yang berlangsung di Laboratorium Petanque Cak Hasan, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) itu digelar dalam rangka memperingati Bastille Day atau Hari Nasional Prancis sekaligus Dies Natalis ke-62 UNESA.

Acara tersebut turut dihadiri Direktur Institut Français d’Indonésie (IFI), Vincent Padare, yang mewakili Pemerintah Prancis. Marciano menegaskan olahraga kini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarnegara.

img_title Tekan Impor, Mentan Amran Gandeng Akademisi Kembangkan Benih Kedelai Unggul

"Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga mampu mendorong diplomasi serta memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis," kata Marciano Norman.

Tak hanya itu, mantan Kepala BIN tersebut juga menilai turnamen ini memiliki peran penting dalam pembinaan atlet nasional. Menurutnya, semakin banyak kompetisi berkualitas digelar, semakin besar peluang Indonesia melahirkan atlet petanque kelas dunia.

img_title PON 2028 Jadi Momentum Sumba Angkat Potensi Kuda Sandelwood ke Level Nasional

"Ini adalah langkah maju PB FOPI dan Pengprov FOPI Jawa Timur yang diikuti 10 provinsi serta tim dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur," ujarnya.

Marciano optimistis kolaborasi antara PB FOPI, UNESA, KONI, dan Prancis akan semakin mempercepat perkembangan olahraga petanque di Indonesia.

"Dengan event-event hasil kolaborasi UNESA, Prancis, dan KONI, saya yakin petanque akan semakin dicintai masyarakat Indonesia dan atlet-atlet kita akan mempersembahkan lebih banyak medali di berbagai ajang internasional," ucapnya.

Sementara itu, laporan penyelenggaraan disampaikan Rektor UNESA yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Petanque Indonesia (PB FOPI), Nurhasan, melalui Wakil Rektor IV UNESA sekaligus Ketua Pengprov FOPI Jawa Timur, Dwi Cahyo Kartiko.

Ia memaparkan perkembangan petanque Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan signifikan, termasuk dari sisi prestasi di level internasional.

Salah satu pencapaian terbaik datang pada SEA Games Thailand 2025. Indonesia mengirimkan 10 atlet petanque dan seluruhnya berhasil membawa pulang medali.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut