Sudah Cedera Dari Awal? Dustin Poirier Ungkap Fakta Menohok soal Conor McGregor Setelah Gagal Comeback di UFC 329
- Mark J. Rebilas-Imagn Images/Reuters
Menurut Poirier, jawaban dari pertanyaan tersebut bukanlah karena kecintaannya pada pertarungan, melainkan ketergantungannya terhadap popularitas.
"Dan saya percaya jawabannya adalah dia kecanduan sorotan. Dia kecanduan orang-orang membicarakannya. Dia kecanduan menjadi berita utama. Saya tidak tahu apakah dia masih kecanduan pertarungan itu sendiri."
Conor McGregor sendiri dikabarkan hanya memiliki satu pertarungan tersisa dalam kontrak barunya bersama UFC. Seusai cedera di UFC 329, ia sempat menyatakan melalui media sosial akan menjalani rehabilitasi, kembali berlatih, dan menyelesaikan kontraknya.
Meski demikian, Poirier menilai tantangan terbesar McGregor saat ini bukanlah cedera, melainkan menemukan kembali semangat bertarung yang dulu membuatnya menjadi juara dunia.
"Itulah pertanyaan besarnya: Apakah dia kecanduan pertarungan itu sendiri?"
Ia menjelaskan bahwa seorang petarung sejati harus tetap rela menjalani latihan keras meski sudah tidak lagi membutuhkan uang atau popularitas.
"Jika ya, maka dia akan menemukan cara untuk menempatkan dirinya di sasana tinju yang kumuh dan melakukan latihan kuno yang tidak ingin dilakukan siapa pun – bangun dan berlari bermil-mil, mendorong diri sendiri, pergi ke tempat-tempat yang tidak ingin Anda kunjungi."
Poirier menegaskan bahwa kembali ke level tertinggi jauh lebih sulit ketika seseorang sudah hidup dalam zona nyaman.
"Jauh lebih sulit untuk melakukannya ketika Anda tidak perlu lagi – untuk kembali ke tempat-tempat gelap itu ketika Anda telah menempatkan diri Anda di tempat yang begitu nyaman."
Sebagai penutup, Poirier menyebut hanya McGregor sendiri yang mengetahui apakah dirinya masih benar-benar memiliki hasrat untuk bertarung.
"Ketika Anda berada di tengah kesibukan dan melakukannya tahun demi tahun, itu menjadi bagian dari diri Anda. Tetapi ketika Anda berada di pinggir lapangan selama lima tahun, Anda mundur dan melihat keseluruhan permainan seperti, 'Apa yang saya lakukan? Saya sudah memenangkan permainan ini. Apakah saya akan kembali?'"
