Anthony Joshua Sempat Terpuruk, Ternyata Ada Kalimat Sakti di Sudut Ring yang Bangkitkan Sang Juara
- REUTERS/Marco Bello/
VoxPop – Anthony Joshua sempat berada dalam situasi sulit saat menghadapi Kristian Prenga di Jeddah Superdome, Arab Saudi, Minggu 26 Juli 2026 waktu Indonesia. Namun, sebuah rekaman yang baru muncul mengungkap momen penting yang diyakini menjadi titik balik kebangkitan mantan juara dunia kelas berat tersebut.
Joshua menjalani laga comeback yang penuh emosi pada Sabtu malam waktu setempat. Pertarungan itu menjadi penampilan pertamanya setelah tujuh bulan absen akibat kecelakaan mobil tragis yang merenggut nyawa dua sahabat dekatnya, Kevin Latif Ayodele dan Sina Ghami.
Duel melawan Prenga awalnya diprediksi hanya menjadi pemanasan sebelum Joshua menghadapi pertarungan besar kontra Tyson Fury pada akhir tahun.
Namun, rencana tersebut hampir berantakan sejak awal. Bertanding di Jeddah, Arab Saudi, Joshua justru mendapat kejutan besar setelah tumbang hanya 20 detik setelah bel ronde pertama berbunyi.
Prenga berhasil mendaratkan pukulan kanan keras yang membuat Joshua kehilangan keseimbangan. Situasi semakin buruk ketika petinju asal Inggris itu kembali jatuh di penghujung ronde pertama.
Dalam kondisi tersebut, peluang duel Joshua melawan Fury pun sempat berada dalam tanda tanya.
Akan tetapi, Joshua menunjukkan mental juara. Memasuki ronde kedua, petinju berusia 36 tahun itu langsung mengubah jalannya pertarungan dengan melancarkan kombinasi pukulan keras yang membuat Prenga terpental keluar ring dan memaksa wasit menghentikan laga.
Joshua kemudian mengungkap bahwa dirinya mendapatkan pelajaran berharga dari tekanan yang diberikan Prenga sejak awal.
"Satu hal yang saya pelajari, mereka datang dengan cepat. Mereka bukan datang untuk bertinju selama 12 ronde dan mencoba mengalahkan saya dengan teknik. Mereka datang untuk mencoba menjatuhkan saya," ujar Joshua.
"Di ronde kedua saya berpikir, saya juga bisa melakukan hal yang sama. Saya punya kekuatan di tangan saya, jadi saya harus menggunakannya," tambahnya.
Namun, di balik kebangkitan Joshua tersebut, muncul rekaman yang memperlihatkan peran penting tim sudutnya.
Saat jeda menuju ronde kedua, Sergey Lapin, direktur olahraga sekaligus manajer Oleksandr Usyk, memberikan instruksi sederhana kepada Joshua setelah sang petinju dua kali terjatuh.
"AJ, dengarkan saya. Tetap di ring, tetap di ring. Tolong, kamu jangan jatuh lagi," ujar Lapin.
Ucapan tersebut ternyata langsung direspons Joshua. Setelah keluar dari sudut ring, ia tampil jauh lebih agresif dan berhasil mengakhiri pertarungan hanya beberapa saat kemudian.
Rekaman tersebut mendapat beragam respons dari penggemar. Sebagian memuji Lapin karena mampu memberikan instruksi yang jelas dalam situasi penuh tekanan.
"Penghargaan untuk Sergey karena memberikan pesan sederhana dan jelas di sudut ring," tulis salah satu penggemar.
Namun, tidak semua memberikan respons positif. Beberapa penggemar justru mengkritik strategi komunikasi di sudut ring Joshua yang dianggap terlalu sederhana.
Terlepas dari berbagai komentar, kemenangan atas Prenga menjadi momen penting bagi Joshua setelah melewati periode berat dalam hidupnya.
Promotor Matchroom Boxing, Eddie Hearn, bahkan mengaku sempat khawatir Joshua kembali bertanding terlalu cepat setelah melihat kondisinya sebelum laga.
"Apa yang ada di pikiran saya minggu ini adalah apakah kami kembali terlalu cepat? Saya bisa melihatnya di ruang ganti. Anda mulai berpikir apakah kami membuat kesalahan," kata Hearn.
Menurut Hearn, tinju memang membantu Joshua melewati masa berduka, tetapi ia sempat mempertanyakan kesiapan mental sang petinju untuk kembali naik ring.
Dengan kemenangan tersebut, rencana pertarungan besar Anthony Joshua melawan Tyson Fury masih berada di jalur yang sama. Duel dua bintang Inggris itu diperkirakan berlangsung pada November mendatang, meski waktu dan lokasi pertandingan belum ditentukan.
