Veda Ega Pratama Start dari Posisi 16, Harus Kerja Keras Kejar Barisan Depan
- Dok. Honda Team Asia
VoxPop – Pebalap muda Indonesia Veda Ega Pratama harus memulai balapan Moto3 Inggris 2026 dari posisi ke-16. Hasil tersebut didapat setelah rider Honda Team Asia itu melewati sesi kualifikasi di Sirkuit Silverstone, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Veda sebenarnya mengawali rangkaian Moto3 Inggris dengan performa yang cukup menjanjikan. Pada sesi Practice, pebalap berusia 17 tahun tersebut mampu menempati posisi ketiga dengan catatan waktu 2 menit 9,639 detik.
Hasil itu membuat Veda berhak langsung tampil di Q2 tanpa perlu mengikuti Q1. Peluang untuk mendapatkan posisi start terdepan pun terbuka, terlebih ia sempat menunjukkan kecepatan kompetitif pada awal sesi kualifikasi.
Namun, performa Veda tidak mampu bertahan hingga akhir. Persaingan ketat di Q2 membuat posisinya perlahan melorot sebelum akhirnya harus puas berada di urutan ke-16.
Veda membukukan waktu terbaik 2 menit 10,910 detik. Catatan tersebut terpaut 1,784 detik dari Scott Ogden yang keluar sebagai pemilik pole position.
Sebelum kualifikasi, Veda juga sempat menghadapi tantangan pada sesi latihan bebas kedua. Ia hanya menempati posisi ke-16 dengan waktu 2 menit 11,054 detik.
Meski demikian, penampilan apiknya pada sesi Practice tetap menjadi modal penting bagi Veda untuk menghadapi balapan utama. Ia kini dituntut tampil agresif sejak lap pertama demi memangkas jarak dengan rombongan depan.
Veda Masih Berpeluang Tambah Poin
Balapan Moto3 Inggris 2026 akan berlangsung di Sirkuit Silverstone pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Veda akan memulai lomba dari baris ke-6. Posisi tersebut tentu bukan hasil ideal bagi pebalap Honda Team Asia yang sedang berusaha menjaga posisinya di papan atas klasemen.
Sebelum seri Inggris, Veda berada di posisi keenam klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 90 poin.
Ia belum meraih kemenangan sepanjang musim ini, tetapi sudah dua kali naik podium. Hasil tersebut menunjukkan konsistensi Veda dalam persaingan musim debutnya di kelas Moto3.
Pada seri sebelumnya di Jerman, Veda mampu menyelesaikan balapan di posisi kedelapan. Tambahan poin dari Sachsenring membuatnya naik ke posisi keenam klasemen dan menggeser pebalap Malaysia, Hakim Danish.
Dengan musim yang masih panjang, Veda masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisinya. Tantangan pertama datang dari Silverstone, di mana ia harus mengejar ketertinggalan sejak awal balapan.
