Ditantang Bertarung di MMA, Pesilat Wanita Chintya Akhirnya Buka Suara

Chintya Candranaya
Sumber :
  • instagram.com/chintyacandranaya

VoxPop – Pesilat wanita asal Lampung, Chintya Candranaya membuat heboh dunia beladiri nasioal karena klaim kesaktian yang dimilikinya. Dia juga kerap memamerkan aksi-aksi kontroversial di Youtube dan media sosial miliknya.

img_title Conor McGregor hingga Oleksandr Usyk, Daftar Calon Lawan Jake Paul di MMA

Di antaranya menendang tabung gas, pukul dinding beton hingga durian, dan lainnya. Banyak pihak yang meminta kepada Chintya untuk membuktikan kesaktiannya.

Kalau memang sesakti itu, Chintya seharusnya dia bisa tampil di pertarungan beladiri profesional seperti Seni bela diri campuran atau lebih dikenal dengan sebutan Mixed Martial Arts, alias MMA.

img_title Conor McGregor Bikin Ulah Jelang UFC 329, Max Holloway Sampai Kena Psywar di Depan Dana White

Baca Juga: Terkuak, Pesilat Wanita Chintya Cuma Beraksi di Dunia Maya karena Ini

img_title Comeback Conor McGregor Bikin Dunia UFC Heboh, Tapi Aura Sang Raja Sudah Tak Lagi Sama?

Chintya melalui manajernya, Anjar Weni mengungkapkan alasan sang pesilat tak mau tampil di MMA karena ilmu beladirinya bukan untuk prestasi.

"Chintya juga usianya sudah tidak bisa lagi kalau masuk pencak silat prestasi kalaupun untuk ikut MMA yang sekarang banyak diganderungi tidak bisa karena dia punya tujuan yang lain," kata Anjar kepada VoxPop.

Meski demikian, Anjar mengatakan Chintya sangat respek kepada MMA dan pencak silat prestasi. Dia menyebut Chintya juga sering menonton pertarungan MMA sebagai referensi baginya.

"Tapi Chintya sangat mendukung olahraga prestasi seperti pencak silat, MMA, apapun itu yang membawa harum nama Indonesia. Jadi, Chintya punya jalan sendiri untuk membanggakan Indonesia di bidang entertaiment," ucapnya.

Di sisi lain, Chintya sebelumnya sempat didatangi oleh gerakan #BeladiriBersatu. Barisan ini digawangi beberapa petarung papan atas Indonesia seperti Theodorus Ginting, Suwardi, Rudy Agustian, hingga Mustadi Anetta.

Penyebabnya, Chintya disebut telah menghina MMA. Chintya yang menganalisa beberapa cuplikan video yang melibatkan para petarung MMA. Video tersebut saat ini sudah dihapus. Namun, akun @grapplerreceh sempat menyimpannya.

Salah satu yang dianalisa Chintya adalah video yang menunjukkan pertarungan petarung MMA dengan sekelompok orang di Brasil. Berujung, pada tewasnya sang petarung karena kepalanya dihantam benda keras dan dikeroyok. Dia menyebut MMA tak efektif untuk pertarungan jalanan.

Lalu, ada duel Conor McGregor kontra Floyd Mayweather Jr di atas ring tinju. Analisis Chintya, kemampuan MMA McGregor tak mampu mengantarkannya mengalahkan Mayweather.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut