Max Verstappen Juara Dunia F1 2021

Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen.
Sumber :
  • Twitter/@redbullracing

VoxPop – Pembalap Red Bull Racing Honda, Max Verstappen, berhasil merebut kemenangan dalam balapan F1 GP Abu Dhabi di Sirkuit Yas Marina, pada Minggu 12 Desember 2021. Atas hasil itu, Verstappen sukses mengunci gelar juara dunia perdananya.

img_title Red Bull Dinyatakan Melanggar Cost-Cap F1 Musim Lalu dan Kecurigaan Ferrari

Dia diikuti oleh pembalap Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton, yang harus puas merelakan gelarnya usai finis di urutan kedua, dan pembalap Scuderia Ferrari, Carlos Sainz, di posisi ketiga.

Untuk urutan keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh pembalap Mercedes AMG Petronas, Valtteri Bottas, dan pembalap Scuderia Alpha Tauri, Yuki Tsunoda.

img_title Curhat Lewis Hamilton Hilang Percaya Diri Usai Gagal Juara Dunia F1

Balapan ini langsung dipimpin Hamilton di awal-awal lap, dan sempat bersenggolan dengan Verstappen di tikungan 7. Hamilton melebar dan memotong tikungan, namun tak mendapatkan kendati diminta FIA Stewards untuk mengurangi margin keunggulan dari Verstappen.

Verstappen dan Hamilton kemudian melakukan pit stop masing-masing pada lap ke-14 dan 15 untuk mengganti ban lunak dan medium ke ban keras. Verstappen kembali ke trek di posisi kelima, sedangkan Hamilton di urutan kedua, dan Sergio Perez memimpin.

img_title Kontroversi di Balik Sukses Max Verstappen Juara Dunia F1 2021

Saat itu, Red Bull Racing mulai mengirim pesan radio dengan kode 'Plan B'.

Drama di Pengujung Lap

'Plan B' adalah kode permintaan dari Red Bull agar Perez menahan tempo Hamilton. Perez dan Hamilton saling salim lima kali pada lap 20 dan 21, yang membuat Verstappen mempersempit defisit dari sekitar 7,5 detik menjadi 1,5 detik.

Namun, tempo balapan Hamilton yang lebih konsisten, dan cepat membuat dia lebih menjauh lagi dari Verstappen. Pada Lap 35, Antonio Giovinazzi berhenti di tepi trek akibat kerusakan mobil dan memaksa adanya Virtual Safety Car. 

Red Bull pun memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan pit stop dengan Verstappen dan Perez, sementara Mercedes meminta Hamilton tetap di lintasan. Pada Lap 39, Verstappen dengan ban barunya mencetak lap tercepat dan mulai mengejar Hamilton.

Drama kembali terjadi pada lap ke-53 akibat Nicholas Latifi bertabrakan dengan Mick Schumacher dan menghantam dinding pembatas. Insiden ini mengundang Safety Car, dan Red Bull kembali meminta Verstappen melakukan pit stop pada Lap 54 untuk mengganti ban keras ke lunak. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut