Hujan Lebat, Reli Dakar Batalkan Maraton Etape 2 dan 3

Pembalap mobil Audi Sports Stephane Peterhansel saat reli dakar 2022
Sumber :
  • ANTARA FOTO/REUTERS/Hamad I Mohammed/wsj.

VoxPop – Penyelenggara Reli Dakar 2022 pada Minggu membatalkan peraturan maraton untuk etape dua dan tiga setelah hujan lebat mengguyur Arab Saudi dan membanjiri area penginapan para kru dan pembalap.

img_title Indonesia Dorong Negara ASEAN Perkuat Hak Kelola Hutan untuk Masyarakat

Setelah menyelesaikan prolog dan etape pertama di Ha'il pada Minggu, para pembalap dijadwalkan untuk menjalani dua hari etape maraton di mana mereka harus mandiri dan tidak diperbolehkan menerima bantuan dari anggota tim mereka.

Akan tetapi, Ha'il dan bagian utara Arab Saudi dilanda hujan lebat pada Sabtu siang sehingga bivouac, di mana kompetitor bermalam di tenda tanpa mekanik mereka untuk Senin malam, kebanjiran.

img_title Kebakaran Hebat Landa Ruko Central Cikini, 20 Mobil Damkar Dikerahkan

ASO, selaku panitia penyelenggara, seperti dilansir motorsport.com, telah memutuskan untuk menjadikan etape 2 dan 3 sebagai etape normal yang memungkinkan pebalap menerima bantuan dari luar di setiap akhir etape.

Sebagai dampaknya, special stage setiap etape tidak mengalami perubahan, namun rute liaison kedua, yang semula finis di Al Artawiyah akan berganti titik akhir di bivouac Al Qaisumah, terletak 100km dari Kuwait.

img_title Heboh Video Penggerebekan Rumah Dinas Kalapas Waingapu, Ditjenpas Ungkap Fakta Sebenarnya

Etape 2 dengan special stage sejauh 338km akan menyajikan jajaran gunung pasir yang menantang para kompetitor untuk pertama kalinya di Dakar tahun ini.

Sejumlah pabrikan dan peserta sebelumnya sempat mengeluhkan soal posisi etape maraton yang digelar di awal kompetisi, yang belum pernah terjadi di dalam sejarah penyelenggaraan Dakar.

Namun, ketua ASO David Castera menjelaskan penjadwalan maraton yang lebih dini itu karena alasan logistik.

Setelah meraih dua kemenangan di prolog (1A) dan etape 1B, Juara Dakar tiga kali Nasser Al-Attiyah akan menuju etape 2 dengan keunggulan 12 menit 44 detik atas juara dunia reli sembilan kali Sebastian Loeb di kategori mobil.

Juara Bertahan Kecelakaan

Sementara itu, juara bertahan Stephane Peterhansel mengalami kecelakaan dan mendapati kerusakan suspensi di mobil hybrid Audi RS Q e-tron setelah km121.

Juara dakar 14 kali itu dan co-pilotnya Edouard Boulanger tidak mengalami cedera dalam kecelakaan tersebut. Insiden itu sekaligus memupuskan harapan Peterhansel untuk merengkuh titel Dakar ke-15 kalinya.

Namun, dikabarkan Peterhansel akan tetap berpartisipasi di reli itu selama yang ia bisa untuk meneruskan pengembangan powertrain elektrik mobil Audi yang untuk pertama kalinya turun di Dakar.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut