Terungkap, Alasan PBSI Tunjuk Kabareskrim Polri Jadi Sekjen

Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) .
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Reno Esnir

VoxPop – Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komisaris Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, ditunjuk oleh Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) untuk menjabat sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2024.

img_title Kabareskrim Polri: 590 Ton Narkoba Senilai Rp41 Triliun Disita Sepanjang 2025

Lantas, apa alasan PBSI memilih Kabareskrim untuk menjabat sebagai Sekjen? Ketua Umum PBSI, Agung Firman Sampurna, menjelaskan bahwa tugas Ketua Umum dan Sekjen pada periode 2020-2024 hanya mengurus masalah organisasi.

Maka dari itu, Agung merasa tidak masalah Listyo menjadi Sekjen PBSI kendati dia menjalani kesibukan yang padat di Bareskrim. Agung pun mengakui bahwa dirinya lebih sibuk ketimbang Kareskrim karena ia pun saat ini memegang jabatan sebagai Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

img_title Kuasa Hukum Keluarga Arya Daru Datangi Kabareskrim, Ada Apa?

Photo :
  • Zulfikar Husein / VoxPop

"Ketum dan Sekjen hanya bekerja untuk organisasi. Saya tahu beliau (Kabareskrim) sibuk, tapi saya lebih sibuk," kata Agung, di Hotel Ayana, Rabu 23 Desember 2020.

img_title 2 WN China Ditangkap di SCBD, Ternyata Penipu Online Modus Fake BTS dan SMS Blast

Lebih lanjut, Agung menambahkan, bahwa bulutangkis merupakan olahraga yang sangat dekat kepolisian. Atas dasar tersebut, Agung tak ragu untuk menunjuk Listyo sebagai Sekjen yang baru PBSI.

Bukan cuma itu, Agung juga mengakui, masuknya jenderal polisi di struktur kepengurusan adalah langkah untuk melancarkan segala agenda PBSI di tengah pandemi COVID-19 yang masih jauh dari kata selesai.

"Bulutangkis itu adalah olahraga kepolisian. Kalau di kepolisian itu (olahraga bulutangkis) intensitasnya tinggi. Selain itu, kami ingin mendapat dukungan agar mendapatkan kelancaran dalam sisi keamanan event,”ujarnya.
 

Mantan Ketua BPK RI Agung Firman Sampurna dan Pakar Hukum Prof Romli Atmasasmita

Mantan Ketua BPK Bantah Tidak Independen saat Jadi Saksi Meringankan Nadiem Makarim

Mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Agung Firman Sampurna membantah tuduhan jaksa tidak independen dalam bersaksi untuk terdakwa kasus Chromebook Nadiem Makarim

img_title
VoxPop.co.id
21 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut