Rekor Fenomenal Kevin/Marcus, Asa Besar Bulutangkis RI

Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon
Sumber :
  • PP PBSI

VoxPop – Sektor ganda putra Merah Putih kembali jadi sorotan dunia. Ya, torehan memukau tersebut kini mampu dibuktikan oleh duet Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sepanjang tahun 2017.

img_title Jonatan Christie Ungkap Insiden Tak Fair Play di India Open 2026, Tetap Menang dan Bicara Apa Adanya

Kerap menjadi tumpuan skuat Pelatnas Cipayung meraih gelar di sejumlah ajang bergengsi, misi tersebut rupanya sukses dibayar duo Minions dengan tuntas. Diproyeksi sebagai pengganti ideal pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, pencapaian Kevin/Marcus justru melampaui ekspektasi tersebut.

Bermodalkan koleksi "lumayan" dalam kiprahnya pada tahun 2016, 3 gelar Superseries (India Open, Australian Open, China Open) plus sebuah trofi Grand Prix Gold (Malaysia Masters) mampu dikonversikan 2 kali lipat oleh ganda yang dipasangkan pada 2015 tersebut.

img_title Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026: Jalan Terjal Lima Wakil Indonesia Menuju Semifinal

Meski demikian, perlu waktu sebenarnya bagi Kevin/Marcus untuk menatap sejumlah tantangan pada tahun 2017.

Hal ini mengingat masih berbalutnya kekecewaan gagal lolos ke Olimpiade Rio 2016 dan tersingkir pada Hong Kong Open serta penyisihan grup BWF World Finals Superseries 2016.

img_title Penghancur Praveen/Melati Juara German Open 2022, China Hancur Lebur

Menyikapi hal tersebut, Kepala Pelatih Ganda Putra Pelatnas PBSI, Herry Iman Pierngadi, menuturkan ada sejumlah faktor yang menjadikan pilar andalan Indonesia ini masih perlu pemantapan.

"Untuk Kevin/Marcus yang harus tersingkir di babak pertama Hong Kong Open meski sebelumnya juara di China Open, mereka mengakui memang fokus sudah menurun. Tenaga dari tangan mereka juga cukup terkuras, dan tak langsung pulih saat di Hong Kong," ujar Herry IP pada akhir 2016 lalu.

Alhasil, sejumlah evaluasi pun diterapkan kepada Kevin/Marcus demi memuluskan sejumlah target bidikan pasangan tersebut pada tahun 2017.

Hal ini menjadi krusial, sebab praktis kini Kevin/Marcus dan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi yang jadi tulang punggung utama ganda putra pasca mundurnya Hendra Setiawan dari Pelatnas Cipayung pada akhir 2016 lalu.

"Tentunya ini jadi tantangan untuk PBSI, karena situasi kali ini berbeda dengan saat berakhirnya era Candra Wijaya/Sigit Budiarto, di mana pasangan pelapis di bawahnya sudah siap memegang estafet regenerasi," ungkap Christian Hadinata.

"Sekarang memang ada Angga/Ricky dan Kevin/Marcus, plus Ahsan pun masih di Pelatnas. Tapi komposisinya tentu perlu tingkat kematangan yang maksimal dan masih butuh waktu bagi mereka selepas hilangnya peran Hendra," tuturnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut