Habib Rizieq Pulang, Harun Masiku Jadi Trending Twitter
- tvOne
"Menghilangnya Harun Masiku terlalu dikecil-kecilkan," tulis akun Don Adam.
Diketahui, Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri, mengatakan penyidik KPK masih terus memburu politikus PDI Perjuangan Harun Masiku bersama penegak hukum lainnya.
"KPK bersama Polri tentu akan terus mencari keberadaan tersangka HAR (Harun Masiku), sekalipun belum berhasil menemukan keberadaan yang bersangkutan," kata Ali.
Dalam kasus suap ini, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta telah menjatuhkan hukuman 1 tahun 8 bulan pidana penjara terhadap kader PDI Perjuangan, Saeful Bahri.
Majelis Hakim menyatakan, Saeful Bahri terbukti bersama-sama Harun Masiku menyuap Wahyu Setiawan melalui mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina. Sementara, Wahyu Setiawan dan Agustiani Tio saat ini masih menjalani proses persidangan.
Sebelumnya diberitakan, Habib Rizieq sudah tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa, 10 November. Dari video yang diterima tim VoxPop, Habib Rizieq tidak sendiri tapi juga didampingi oleh istri, anak dan sejumlah kerabatnya.
Dengan menggunakan jubah putih beserta sorban putih, Habib Rizieq terlihat berjalan santai di atas travelator. Sambil membawa kopor dan tongkat Habib Rizieq terus berjalan menuju pintu keluar Bandara Soekarno Hatta
Menko Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyatakan Habib Rizieq mempunyai hak hukum dan kewajiban hukum yang sama seperti warga negara lainnya. Sehingga kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia menurut Mahfud adalah hak yang harus dilindungi.
"Karena dulu juga waktu pergi, kita berikan haknya untuk pergi, bukan karena kita minta untuk pergi. Sekarang mau pulang kita berikan haknya untuk pulang, karena dia adalah warga negara yang hak-haknya harus dilindungi," kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin, 9 November 2020.
Menurut mantan hakim Mahkamah Konstitusi ini, pemerintah masih mencatat bahwa Habib Rizieq pulang ke Indonesia juga untuk melakukan revolusi akhlak.
"Revolusi akhlak itu akan menimbulkan kebaikan, oleh sebab itu semuanya harus tertib. Silakan menjemput, tapi tertib, rukun dan damai, seperti yang selama ini dianjurkan oleh Habib Rizieq," kata dia. (ase)
