Kisah Perjuangan Mahasiswa UNY Minta Keringanan Biaya UKT hingga Meninggal Dunia

Universitas Negeri Yogyakarta
Sumber :
  • Univrsitas Negeri Yogyakarta

Selama hidup di perantauan, NR sangat berhati-hati dalam menggunakan uangnya, bahkan, kata Ganta, selama di kos NR hanya makan nasi dengan lauk seadanya. Selain itu, odol, sabun dan shampo didapatkan dari pemberian teman.

img_title 5 Fakta Wanita Tewas Usai Masuk Wahana Rumah Hantu di Tulungagung

Universitas Negeri Yogyakarta

Photo :
  • Univrsitas Negeri Yogyakarta

Ambisinya untuk menjadi seorang sarjana menjadi alasan NR tetap kuat menjalani kehidupan di Yogyakarta. hal ini demi membantu orang tua dan masa depan adik-adiknya kelak.

img_title KY Temukan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim di Kasus Andrie Yunus dan Nadiem Makarim

“NR pernah bilang ‘bila tak bisa melanjutkan kuliah, ingin kerja agar dapat menguliahkan adiknya’ kata itu terucap saat  masa pembayaran UKT mendekati deadline,” ungkap Ganta dengan melampirkan bukti chat dari NR

Biaya UKT dipotong Rp600.000

img_title Kematian dr. Siti Zahra Tambah Daftar Dokter Internship yang Wafat, PP PDUI Minta Investigasi Menyeluruh

Saat itu Ganta pun berusaha menghubungkan NR dengan salah satu petingi kampus. Setelahnya, pihak kampus meminta beberapa dokumen untuk membantu penurunannya secara langsung. NR pun diminta mengisi sejumlah link pengajuan penurunan UKT yang disediakan kampus.

“Ironinya, UKT cuman turun kurang lebih Rp600.000,” ungkap Ganta

Ganta mengungkap di detik-detik terakhir di mana perjuangan NR hampir berhenti, ‘keajaiban’ datang. Teman-teman, dosen pembimbing akademik dan kepala jurusan patungan untuk membantu NR melunasi tagihan UKT.

Meski demikian, uang hasil patungan itu masih belum cukup untuk melunasi tagihan, Genta mengungkap saat itu kondisi pandemi sedang berada di puncaknya. NR pun berusaha untuk meminjam uang di bank hingga ia bisa mengisi KRS semester itu.

Meninggal dunia

Memasuki semester 3, Genta tidak melihat NR di kampus, wanita itu disebut tidak melanjutkan lagi kuliahnya lantaran tidak mampu membayar UKT.

“Ada dua kabar berbeda. Ada yg mengatakan ia akhirnya menyerah. Ada juga yg bilang dia cuti dan mencari kerja utk membayar UKT semester selanjutnya,” ungkap Genta

Selama ini Ganta baru mengetahui bahwa NR mengidap hipertensi yang buruk. Ancaman putus kuliah semakin memperburuk keadaannya. Setelah beberapa waktu tidak kuliah, tiba-tiba muncul kabar NR sedang kritis di RS. Pembuluh darah di otaknya pecah.

Tepat di tanggal 9 Maret 2022, NR dikabarkan meninggal dunia. “Bagian yg paling menyakitkan adalah mengetahui bahwa kisah ini benar-benar terjadi di UNY. NR tak hanya mengubur jasadnya, tapi juga mengubur mimpinya untuk menjadi sarjana,” tulis Ganta

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut