5 Fakta Wanita di Sorong Tewas Dibakar Hidup-hidup Dituduh Penculik Anak
Diarak dan Ditelanjangi Massa
Semua terjadi tentu adanya api yang berusaha mengompor-ngompori hal ini. Kecurigaan masyarakat setempat terhadap wanita paruh baya ini pun semakin menjadi- jadi ketika muncul provokator yang sengaja memperkeruh suasana.
Tanpa keraguan, massa yang berada di dekat wanita tersebut langsung menyerbu wanita yang diduga ODGJ tersebut dan diteriaki dengan kalimat "Penculik, penculik".
Setelah banyak yang panas dan menudingnya, wanita ini pun lantas diarah keliling wilayah hingga dianiaya oleh banyak orang, sehingga tidak sempat berlindung diri karena dikeroyok secara brutal oleh warga setempat.
Diduga Komplotan Penculik
Isu soal penculikan anak di wilayah Distrik Sorong Manoi, Papua Barat Daya memang tengah santer terjadi, tak heran hal tersebut akhirnya membuat banyak warga ketakutan jika hal tersebut terjadi pada anaknya sendiri.
Ketakutan yang berlebihan rupanya membuat mereka hingga menuduh seseorang tanpa bukti bahkan hingga main hakim sendiri.
Kejadian Terjadi di Sorong Timur
Pihak Kapolsek Sorong Timur, Kompol Jendry Denny Sairlela, mengungkapkan terkait kronologis kejadian wanita yang dibakar hidup-hidup tersebut.
Diketahui kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIT anggota piket Polsek Sorong Timur ditelepon oleh salah satu tokoh masyarakat yang bernama Idris dan juga Ketua RT setempat, yang menyatakan bahwa ada orang yang diamankan.
Korban Diduga ODGJ
Wanita berinisial E yang tewas dibakar hidup-hidup oleh massa, di Kota Sorong, Papua Barat Daya, dituduh sebagai pelaku penculikan anak. Namun, banyak sumber yang memberitahu jika wanita tersebut ternyata mengalami gangguan jiwa (ODGJ).
