Viral Ganjar Disebut Gak Nyambung Jawab Pertanyaan Dubes Jepang

Ganjar Pranowo
Sumber :
  • YouTube: CSIS Indonesia

Jakarta – Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo disebut tidak nyambung saat menjawab pertanyaan Duta Besar (Dubes) Jepang, Kenji Kanasugi dalam acara CSIS pada Selasa, 7 November 2023 lalu.

img_title 7 Game Terbaru Viral 2026, Evolusi Teknologi yang Membuat Pengalaman Bermain Semakin Imersif dan Kompetitif

Dalam acara tersebut mulanya Ganjar menyampaikan gagasan terkait kebijakan luar negeri dan diplomatik yang akan diambil jika terpilih sebagai presiden di Pemilu 2024 mendatang.

Kemudian, Ganjar membuka kesempatan bagi para hadirin untuk bertanya. Di kesempatan bertanya akhir, Kanasugi Kenji pun berdiri untuk bertanya.

img_title 5 Game Baru Mobile yang Langsung Viral, Kombinasi Gameplay Unik dan Grafis Memukau Jadi Daya Tarik Utama

Dubes Jepang, Kanasugi Kenji dan Ganjar Pranowo

Photo :
  • YouTube: CSIS Indonesia

Datang mengenakan batik berwarna cokelat, Kanasugi bertanya menggunakan bahasa Inggris terkait kebijakan luar negeri apa yang akan dilakukan Ganjar jika berhasil duduk di kursi Istana menggantikan Jokowi.

img_title Powerbank Milik WN China Terbakar, Penumpang Pesawat Batik Air Makassar-Jakarta Panik

“Pertanyaan saya, apa yang akan Anda lakukan dalam kebijakan luar negeri Anda dibanding dengan kebijakan luar negeri presiden Joko Widodo?” ujar Kanasugi dilihat melalui YouTube CSIS Indonesia, Kamis, 9 November 2023.

Kanasugi penasaran terobosan atau perubahan apa yang bakal diambil Ganjar, Dia lantas menegaskan “Perubahan apa yang akan Anda lakukan dalam kepemimpinan Anda?”

Jawaban Ganjar Pranowo

Menjawab pertanyaan tersebut, Ganjar malah membagikan kisahnya saat mendampingi Kaisar Jepang, Naruhito ke Candi Borobudur pada bulan Juni lalu.

“Terima kasih pak Dubes, Kaisar bapak ternyata ramah sekali. Saya mengantarkan Kaisar melihat candi,” jawab Ganjar

Ganjar Pranowo

Photo :
  • YouTube: CSIS Indonesia

Ganjar bercerita, saat itu ia diperingati oleh protokol untuk tidak berjabat tangan atau salaman dengan Kaisar. Namun, Naruhito malah yang menghampirinya untuk bersalaman.

“Dulu kami dikasih tahu ‘nanti tidak boleh salaman’ padahal kami ingin salaman, kami ingin jabat tangan dengan kaisar,” ucapnya

“Yang saya luar biasa biasa adalah, begitu kami berdiri, Pak Kaisar mendatangi kami dan mengajak salaman, itu sesuatu yang luar biasa" sambungnya

Setelah bercerita, Ganjar lanjut menjawab pertanyaan Kanasugi. Menurutnya seluruh kebijakan politik luar negeri Indonesia selalu sama dari masa presiden ke presiden.

“Apa yang beda? Karena politik luar negeri kita sebenarnya sama di (bawah kepemimpinan) seluruh presiden yang pernah menjabat di republik ini, tinggal (dipilih) mana yang kemudian dijadikan prioritas,” kata dia

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut