Sosok Kateno, Kades di Blitar yang Adang Truk Pasir Melintas di Jalan Desa

Tegas, Kades di Blitar adang puluhan truk pasir yang rusak jalan desa
Sumber :
  • Instagram: inijawatimur

Blitar – Aksi Kateno, selaku Kepala Desa (Kades) Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur mengadang truk bermuatan pasir viral di media sosial Selasa, 2 Januari 2024.

img_title Membongkar Kacamata Pintar untuk Rekam Video: Di Balik Kemudahannya Tersimpan Risiko Penyalahgunaan

Dilihat melalui unggahan akun Instagram @inijawatimur Kateno geram pasalnya puluhan truk pasir tersebut menyebabkan jalan desa rusak dan berlubang.

Oleh karenanya dia mengimbau para sopir truk untuk melintas melalui jalan yang telah ditentukan. Pasalnya selama ini mereka melintas di jalur yang bukan khusus untuk angkut pasir.

img_title Sosok Risya Azzahra Natakusumah, Anak Wagub Banten Dituding Pakai APBN untuk Nonton KPop, Dua Kali Gagal Jadi Caleg

“Saya ini juga pernah jadi sopir, tetapi tidak seperti kamu itu, saya patuh, saya kirim (muatan) ke Ngadirejom-Mojopanggug tetapi tidak ada masalah. Saya jadi sopir sudah lama. Sekarang saya beruntung 10 tahun jadi Lurah sehingga jangan ngomong soal retribusi,” ujar Kateno dalam bahasa Jawa yang sudah diterjemahkan.

img_title 7 Game Terbaru Viral 2026, Evolusi Teknologi yang Membuat Pengalaman Bermain Semakin Imersif dan Kompetitif

Kepada seluruh sopir truk, Kateno mengimbau untuk tetap patuh terhadap aturan dan ketentuan yang telah disepakati. Kendati telah membayar retribusi, dia tetap menekankan agar para sopir melintas di jalur yang telah disepakati.

“Jadi stop bahas retribusi. Retribusi itu dikasih tidak masalah tidak dikasih juga tak mengapa karena desa memang tidak menganjurkan,” tegasnya.

Adapun, terkait uang retribusi yang diberi para sopir truk pasir ke warga, Kateno menjelaskan bahwa itu tidak dianjurkan oleh pihak desa. Artinya retribusi bukanlah hal wajib yang mesti dibayarkan.

Yang paling utama, kata dia, para sopir dilarang keras untuk melintas jalur desa. Sebab jalan yang semula baik menjadi rusak akibat beban truk.

“Jadi sekarang lewat saja kawasan itu dan jangan membicarakan retribusi. Desa Penataran tidak pernah menerima suap retribusi,” pungkasnya.

Profil Kateno

Mengutip laman penataran-blitarkab.desa.id Kateno merupakan putra asli Desa Penataran kelahiran 5 Juni 1965. Dia menjadi Kades Penataran setelah menamatkan pendidikan S1 Ilmu Ekonomi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Jaya Negara di Malang.

Kateno mengawali kariernya sebagai abdi negara di Desa Penataran pada tahun 2014 dengan terpilih sebagai Kepala Desa pada tahun 2014-2019.

Tegas, Kades di Blitar adang puluhan truk pasir yang rusak jalan desa

Photo :
  • Instagram: inijawatimur

Kemudian dilanjutkan pada periode kedua pada Pilkades tahun 2019 masih diberikan kepercayaan oleh warga masyarakat Desa Penataran ditetapkan sebagai Kepala Desa Penataran periode 2019-2025.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut