Dishub Medan Diviralkan Minta Martabak Gratis, Pedagang Ini Beberkan Kronologi Kejadian

Pedagang Martabak, Ponimin alias Amin saat diwawancarai wartawan di Kota Medan.(B.S.Putra/VoxPop)
Sumber :
  • VoxPop.co.id/B.S. Putra (Medan)

VoxPop – Pedagang Martabak, bernama Ponimin alias Amin memberikan klarifikasi dan penjelasan terkait, dengan video viral oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, Julianto Chandra diduga meminta martabak gratis, tidak diberi malah menyerahkan surat larangan berdagang di atas trotoar. 

img_title 7 Kecanggihan Kacamata Pintar Modern, Fitur Rekam Video yang Mengubah Industri Konten Kreator

Peristiwa video viral itu, terjadi di Jalan Gajah Mada, Kota Medan, Senin malam, 13 Mei 2023, sekitar pukul 21.30 WIB. Namun, Amin mengatakan saat itu, dia berada di dalam mobil. Sedangkan, yang berjualan adalah istrinya, Siska.

"Kejadian, sebenarnya saya kurang begitu paham. Saya lihat anggota Dishub itu, ada parkir ada 7 atau 6 sepeda motor. Kemudian, ada salah satu juru parkir bolak-balik, mondar-mandir, dan apa yang di bicara lain, saya tidak tahu," sebut Amin kepada wartawan.

img_title Kronologi Konten Kreator Diduga Rekam SPG Diam-diam Pakai Kacamata Pintar hingga Tuai Kritik

Tidak lama berselang, Amin mengungkapkan Julianto Chandra langsung menempel di kaca mobil jualan Martabak tersebut, dengan surat larangan berdagang di atas trotoar. 

"Sehingga, saya keluar dari mobil dan saya tanyakan kenapa sikap bapak seperti itu. Jadi anggota itu bilang enggak boleh parkir di sini. Saya tanya bapak siapa namanya, kemudian dia buka rompinya dan bilang mau memviralkan silakan," jelas Amin.

img_title Membongkar Kacamata Pintar untuk Rekam Video: Di Balik Kemudahannya Tersimpan Risiko Penyalahgunaan

Amin menerima laporan dari istrinya, oknum petugas Dishub Medan itu, diduga meminta martabak gratis. Sehingga membuat dirinya emosi dan mendatangi Julianto.

Petugas Dishub di Medan diduga malak martabak ke pedagang

Photo :
  • Tangkapan layar

"Saya hidupkan handphone kamera Saya minta buka rompinya biar tahu namanya. Saya bilang, bapak kalau tugas, kalau lapar saya kasih," ucap Amin kembali.

Selanjutnya, Amin langsung mengejar Julianto dan merekam petugas Dishub tersebut yang menempelkan surat larangan parkir usai tidak diberikan martabak. 

“Untuk bukti video dia minta martabak memang tidak ada,” tutur Amin. 

Amin telah dilaporkan ke polisi oleh petugas Dishub usai video yang direkamnya viral di media sosial. Amin hanya bisa pasrah usai dilaporkan ke polisi dan siap menghadapi proses hukum tersebut.

“Saya sebagai masyarakat merasa sedih, sedih sekali memang. Tapi kalau memang prosedurnya berjalan begini, ya sudah. Jika saya dipanggil kepolisian, saya akan memberikan keterangan yang sebenarnya,” ucap Amin. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut