Profil Brigjen Alexander Sabar, Eks Petinggi Densus 88 Kini Jadi Dirjen Komdigi

Ilustrasi anggota Densus 88 Anti Teror Polri
Sumber :
  • Antara

Jakarta, VoxPop – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, resmi menunjuk Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol Alexander Sabar sebagai Plt Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

img_title Meutya Hafid Bantah Pemerintah Larang Media untuk Liput Demo, Begini Penjelasannya

Penugasan Alexander Sabar merupakan implementasi dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 174 Tahun 2024 tentang Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi).

Mandat yang secara khusus mencerminkan perubahan nomenklatur Kemenkomdigi sebagai respons terhadap dinamika dan tantangan era transformasi digital, di mana dibentuk satu kedirjenan baru yang mengawasi kejahatan di ruang digital.

img_title Komdigi Tegur YouTube Imbas Bigmo Promosikan Vape Libatkan Anak di Bawah Umur

Menkomdigi Meutya Hafid

Photo :
  • VoxPop.co.id/M Ali Wafa

Penunjukan Alexander Sabar tersebut tertuang dalam Surat Perintah Kapolri dengan Nomor Sprin/3346/XI/KEP./2024 Tanggal 18 November 2024.

img_title Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, Pemerintah Tingkatkan Kapasitas Perempuan Pelaku UMKM

Profil Alexander Sabar

Alexander Sabar merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996. Dia merupakan perwira tinggi (Pati) yang bertugas di bawah Bareskrim Polri.

Sebelum ditunjuk jadi Dirjen Pengawas Ruang Digital, Komdigi, Alexander Sabar sempat menjabat sebagai Direktur Intelijen Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Jenderal bintang 1 ini juga sempat menjabat sebagai Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Densus 88 Antiteror, serta Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Intelijen Direktorat Penindakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Brigjen Sabar dinilai mampu mengemban mandat sebagai Plt Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, lantaran telah melakukan berbagai pelatihan khusus yang mendukung kompetensinya.

Tercatat dia pernah mengikuti Computer Investigation and Forensics dari Interpol Amerika Serikat. Kemudian, VFC Method Training yang digelar Cyber Crimes Investigation Centre.

Bukan cuma itu, ia juga sempat mengikuti pelatihan Computer Investigation and Forensic yang diselenggarakan oleh International Criminal Investigative Training Assistance. 

Dengan berbagai pengalamannya tersebut, Brigjen Sabar diharap dapat menangani kejahatan digital, termasuk pencurian data, penyebaran konten ilegal hingga judi online yang kini marak di Indonesia.

Konten kreator Emanuel Bryan atau dikenal dengan Ebe Martono

Menkomdigi Soroti Konten Kreator Rekam Video Tanpa Izin, Sebut Langgar UU PDP

Kasus dugaan perekaman tanpa izin yang dilakukan oleh konten kreator  Ebem Martono yang merekam usher atau SPG dalam pameran otomotif ikut disorot Menkomdigi Muetya Hafid

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut