Tak Diizinkan Ngamen di Dalam, Sekawanan Pengamen Rusak Bus Primajasa

Sekawanan Pengamen Rusak Bus Primajasa
Sumber :
  • Instagram @warga.jakbar

Tangerang, VoxPop – Hanya karena tidak diizinkan mengamen di dalam bus, tiga orang pria yang diduga sebagai pengamen nekat merusak bus rute Kampung Rambutan – Balaraja itu.

img_title Membongkar Kacamata Pintar untuk Rekam Video: Di Balik Kemudahannya Tersimpan Risiko Penyalahgunaan

Peristiwa tersebut diunggah oleh akun Instagram @warga.jakbar. Dalam video yang viral, tampak para pelaku menghantam bagian pintu samping bus dengan kayu. 

Tidak berhenti di situ, salah seorang pria yang terlihat mengenakan kutang putih juga ikut memukul kaca depan bus hingga membuat sopir terpaksa melaju untuk menghindari kerusakan lebih parah.

img_title Sosok Risya Azzahra Natakusumah, Anak Wagub Banten Dituding Pakai APBN untuk Nonton KPop, Dua Kali Gagal Jadi Caleg

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi dari akun Instagram tersebut, insiden bermula ketika awak bus menolak para pengamen untuk masuk dan beraksi di dalam bus. 

img_title 7 Game Terbaru Viral 2026, Evolusi Teknologi yang Membuat Pengalaman Bermain Semakin Imersif dan Kompetitif

Tak terima ditolak, ketiganya tetap memaksa hingga terlibat cekcok dengan awak bus. Situasi memanas dan berujung pada aksi perusakan.

"Kronologinya: awak bus tidak memberi izin kepada pengamen untuk beraktivitas di dalam bus. Beberapa pengamen tetap memaksa untuk naik. Lalu terjadilah cekcok adu mulut, lanjut pemukulan dan pengrusakan bus," tulis akun Instagram @warga.jakbar.

Aksi brutal tersebut menuai banyak komentar dari netizen yang mengecam tindakan para pelaku.

"PRIMAJASA bagus berkomitmen untuk kenyamanan penumpang. Pak polisi, silakan pak, wewenang Anda," tulis salah seorang netizen.

"Yuk mulai sekarang gak usah ngasih pengamen-pengamen jalanan lagi. Biar mereka cari kerjaan lain yang lebih bermanfaat," tambah komentar lainnya.

Netizen lainnya juga memuji tindakan Primajasa yang tegas dalam menjaga kenyamanan penumpang. "Primajasa the best! Ini alasan kenapa kalau pengamen tidak diizinkan masuk, karena suka minta paksa ke penumpang. Tingkatkan terus pelayanan @primajasagroup_id agar penumpang nyaman dalam perjalanan. Ini harus dicontoh oleh PO bus yang lain ya," beber pengguna Instagram tersebut.

Hingga kini, belum ada informasi lebih lanjut terkait tindakan hukum terhadap para pelaku. 

Ilustrasi Begal.

Viral Pemuda Ngaku Jadi Korban Begal hingga Jari Putus Demi Konten, Padahal Potongan Wortel

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf mengatakan, tidak pernah terjadi aksi begal. BW mengakui seluruh cerita yang disampaikannya merupakan rekayasa.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut