Wow, Mobile Legends Bakal Jadi Ekstrakurikuler Sekolah di Surabaya
- fakta.indo/instagram
VoxPop – Kabar mengejutkan baru-baru ini datang dari dunia pendidikan. Bagaimana tidak, game Mobile Legends yang digandrungi kawula muda ini diduga bakal masuk ke dalam kurikulum sekolah.
Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) merupakan salah satu game mobile bergenre Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) yang sangat digandrungi oleh kawula muda, terutama di Indonesia.
Game ini berhasil mencuri perhatian generasi muda sejak dirilis pada tahun 2016 oleh Moonton, dan popularitasnya terus meningkat hingga kini.
Dikutip dari unggahan akun Instagram @fakta.indo bahwa game Mobile Legends ini akan dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah di Surabaya.
Terkait hal ini Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kota Surabaya Tri Endang Kustianingsih mengatakan, bahwa game seperti Mobile Legends akan ditambahkan ke dalam bagian kurikulum karena sekaligus menjadi pembelajaran edukatif bagi para siswa.
Bersama pengembang game Moonton, Pemerintah Kota Surabaya akan menyelenggarakan pelatihan bagi para guru. Tri mengatakan guru diharapkan mampu mengenalkan game edukatif dan menciptakan metode belajar yang sesuai dengan perkembangan zaman.
“Ini pembelajaran yang edukatif, menyenangkan, dan berbeda dari metode lain. Sekolah harus beradaptasi karena kurikulum baru nanti juga akan memasukkan AI dan coding,” ujar Tri dikutip VoxPop.co.id pada Selasa, 22 Mei 2025.
“Targetnya mungkin tahun ajaran baru, karena guru-guru kan sudah dilatih, supaya juga bisa membuat sebuah strategi pembelajaran yang baru. Sehingga di dalamnya juga harus tahu ada pembelajarannya edukatif, game-game edukatif seperti apa, yang nanti akan ditekankan kepada guru-guru, ke anak-anak kita,” kata Tri.
Mulai tahun ajaran 2025/2026, Dinas Pendidikan Kota Surabaya resmi menetapkan Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah negeri jenjang SD dan SMP.
Langkah ini tentunya menjadikan Surabaya sebagai kota pertama di Indonesia yang mengintegrasikan gim populer ini ke dalam kegiatan sekolah secara formal
Tujuan dan Harapan Program
Program ini bertujuan untuk mengarahkan minat siswa terhadap gim digital ke arah yang lebih positif dan edukatif. Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Yusuf Masruh, menyatakan bahwa dengan menjadikan Mobile Legends sebagai ekstrakurikuler, diharapkan anak-anak dapat memanfaatkan perkembangan teknologi dengan lebih baik dan terarah.
