5 Fakta Mengejutkan di Balik Kasus Video Porno Berteknologi Deepfake yang Diungkap Polres Kendal

Ilustrasi video mesum
Sumber :
  • v.qq.com

Kendal, VoxPop – Kasus penggunaan teknologi deepfake dalam produksi konten pornografi kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, aparat Kepolisian Resor (Polres) Kendal berhasil mengungkap praktik ilegal tersebut yang dilakukan oleh seorang pria asal Jombang, Jawa Timur. Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi manipulasi wajah, pelaku menyulap wajah orang lain ke dalam video dewasa tanpa seizin mereka.

img_title Nadeo Argawinata Trending usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam, Banjir Kritik di Media Sosial: Suruh Nangkep Ayam Aja

Berikut lima fakta penting yang perlu diketahui dari kasus yang menyingkap sisi gelap pemanfaatan teknologi ini:

1. Polres Kendal Ungkap Praktik Ilegal Deepfake Porno Lewat Patroli Siber

img_title Mengaku Jadi Anggota DPR, Kedok Ribuan Nomor Ini Akhirnya Terbongkar

Keberhasilan pengungkapan kasus ini bermula dari patroli siber rutin yang dilakukan jajaran Polres Kendal pada awal Juni 2025. Saat menelusuri aktivitas di dunia maya, tim siber menemukan sebuah akun mencurigakan yang menawarkan jasa pembuatan video porno dengan fitur penggantian wajah menggunakan teknologi deepfake. Layanan tersebut bahkan menerima pesanan dari publik, asalkan menyertakan foto wajah target yang ingin dipasang dalam video.

Penemuan ini memicu penyelidikan lebih lanjut dan menjadi pintu masuk bagi pengungkapan kasus yang kini menjadi perhatian nasional.

img_title AI bikin Rakyat Indonesia Tekor Rp6 Triliun

2. Pelaku Berasal dari Jombang dan Beroperasi dari Rumah Pribadi

Ilustrasi mobil polisi.

Photo :
  • Antara

Tersangka dalam kasus ini adalah ABH (46), pria asal Jombang, Jawa Timur. Ia ditangkap di kediamannya setelah tim kepolisian berhasil melacak jejak digitalnya. Dalam proses penangkapan, polisi menyita sejumlah barang bukti penting yang menguatkan keterlibatan tersangka dalam praktik ilegal tersebut.

Selama ini, pelaku diketahui mengoperasikan aktivitas editing video deepfake dari rumahnya, menggunakan perangkat komputer pribadi yang dirakit secara khusus untuk memproses video beresolusi tinggi.

3. Modus Operasi: Terima Foto Wajah dan Uang, Lalu Produksi Video

Modus yang dijalankan tersangka cukup sederhana namun meresahkan. Ia membuka layanan pembuatan video dewasa dengan wajah yang dapat disesuaikan atas permintaan pelanggan. Untuk menggunakan jasanya, pemesan hanya perlu mengirimkan sejumlah uang serta foto wajah orang yang ingin dijadikan objek dalam video. Wajah tersebut kemudian diproses menggunakan software deepfake hingga hasil akhirnya terlihat sangat realistis.

Praktik ini sangat berbahaya karena dapat mencemarkan nama baik seseorang, apalagi jika video tersebut tersebar luas di internet.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut