Video Jokowi Sentil Produk Impor: Masa Cangkul Masih Impor?

Presiden Joko Widodo.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

VoxPop – Presiden Joko Widodo menyentil banyaknya produk impor yang memenuhi e-catalog pengadaan barang dan jasa pemerintah, bahkan termasuk cangkul impor. Presiden meminta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk memprioritaskan barang produksi dalam negeri ketimbang barang impor.

img_title Gelar Adat Jokowi Terus Bertambah, Ahmad Ali: Rakyat Mengingat Hasil Kerja

Kepala Negara tidak menampik bahwa produk impor memang lebih murah dan memberikan banyak keuntungan kepada para pengusaha. Tetapi produk lokal pengusaha dalam negeri maupun UMKM justru sangat diperlukan untuk menciptakan lapangan kerja.

Jokowi juga mendorong produk lokal masuk e-catalog LKPP, misalnya pengki atau barang lain buatan lokal. Pengadaan barang impor langsung dicoret karena negara masih defisit dan pemerintah yang menanggung utang.

img_title Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Kalinya, Minta Status Cekal Dibatalkan

Impor, dia mengingatkan, juga menutup ruang untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Padahal seharusnya pengadaan barang dan jasa di dalam negeri dapat dimanfaatkan untuk membangun industri-industri kecil yang berkaitan, misal cangkul.

Simak pernyataan Presiden tentang imbauan untuk mengurangi produk impor dalam video berikut ini:

img_title Impor RI Meroket 34,27 Persen hingga US$25,9 Miliar di Juni 2026, Ini Biang Keroknya

>

(ase)

Terdakwa perkara tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Jokowi, Roy Suryo menghadiri sidang putusan praperadilan

Roy Suryo Janji Tak Ambil Uang Ganti Rugi Rp206 Juta Jika Menang Praperadilan, Disumbangkan ke Panti Asuhan

Roy Suryo menegaskan seluruh dana hasil gugatan praperadilan ketiga itu akan disalurkan kepada pihak yang membutuhkan, seperti panti asuhan maupun masyarakat yang

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut