Badak, Kamu Jangan Punah, Ya!
- U-Report
Badak menjadi hewan kesukaan Kakek sejak masih muda, jika boleh dipelihara, Kakek pasti sudah memeliharanya di rumah. Kecintaan Kakek pada Badak menjadi semakin kuat ketika dia menemukan badak mati di hutan Sumatera. Saat itu Kakek masih menjadi tentara militer, dia mendapat tugas berpatroli bersama polisi hutan di Sumatera.
Kakek dan teman-temannya menangkap pemburu liar, beserta dengan badak yang sudah mati berlumuran darah karena ditembak oleh para pemburu kejam itu. Aku pun sedih sekali saat mendengarkan Kakek bercerita. "Kek, badak itu hewan asli Indonesia, ya?" Abang bertanya. "Yaa... Ada dua jenis badak yang asli Indonesia." Badak Jawa bercula satu (Rhinocerus Sondaicus) dan Badak Sumatera bercula dua (Dicerorhinus Sumatrensis).
Keduanya sama-sama terancam punah. Badak Jawa berwarna abu-abu dengan tekstur kulit tidak rata dan berbintik. Berat Badak Jawa sekitar 900-2.300 kilogram, panjangnya 2-4 meter dan tingginya 1,7 meter. Cula Badak Jawa ini kecil, yang jantan sekitar 25 cm, yang betina lebih kecil lagi, bahkan ada yang tidak memiliki cula.
Kalau Badak Sumatera, kulitnya berwarna cokelat keabu-abuan atau kemerahan, sebagian besar tubuhnya berambut dan ada kerut di sekitar matanya, serta memiliki telinga yang besar. Badak Sumatera adalah jenis badak terkecil, beratnya berkisar 600-950 kilogram, panjangnya 2-3 meter dan tingginya 1-1,5 meter.
Badak Sumatera memiliki cula depan dengan panjang 25-80 cm dan cula belakang yang lebih pendek, tidak lebih dari 10 cm. "Tadi Kakek bilang, badak di kandang itu mungkin gak bahagia, badak yang di hutan liar pun hidupnya terancam. Lalu, di mana dan bagaimana rumah yang nyaman untuk badak?" tanya Abang lagi.
Aku hanya diam dan terus mendengarkan. "Walaupun kandang badak itu dibuat menyerupai habitat badak di hutan, dan badak diberi makan tepat waktu setiap hari, tapi tetap saja kehidupan badak di habitat aslinya lebih menyenangkan. Sama saja dengan kamu dikunci di dalam kamar, meskipun kamu diberi mainan yang banyak dan makan yang enak, kamu pasti lebih senang main di luar rumah, bebas dan menjadi lebih hidup. Jika badak ingin berlindung di dalam gua, biarkan mereka menemukan guanya sendiri".
