Inilah Rumah yang Nyaman untuk Badak
Sebenarnya untuk perkembangbiakan Badak Jawa juga dapat dilakukan dengan cara captive breeding, yaitu menangkap beberapa badak lalu mereka disatukan dalam lingkungan atau fasilitas khusus seperti kebun binatang dan taman safari maupun jenis konservasi lainnya, lalu menjalani proses perkembangbiakan yang telah diatur di dalamnya. Namun, hal tersebut memiliki kelemahan besar yaitu tiap satwa yang terlahir dengan cara captive breeding akan kehilangan beberapa sifat alami mereka.
Jika mereka dilepaskan ke alam liar, kemungkinan besar mereka tidak akan lama bertahan hidup jika tidak ditangani dengan hati-hati. Di Ujung Kulon karena masih ada anakan, menandakan bahwa Badak Jawa masih bisa berkembang biak secara alami. Sehingga cara yang terbaik memang menciptakan rumah alami yang nyaman untuk kehidupan badak.
Rumah yang Nyaman untuk Badak: In-Situ dan Ex-Situ?
Sebenarnya badak memiliki dua opsi tempat untuk hidup yaitu konservasi in-situ (di dalam habitat aslinya) dan ex-situ (di luar habitat aslinya seperti kebun binatang dan taman safari). Seperti yang telah saya bahas sebelumnya bahwa rumah yang paling sesuai dan paling nyaman saat ini untuk Badak Jawa adalah habitat aslinya. Untuk membuat Badak Jawa nyaman tinggal di sana adalah dengan menghadapi ancaman utama yang dihadapi oleh Badak Jawa yaitu degradasi dan hilangnya habitat.
Sedangkan jika badak hidup di area konservasi ex-situ maka tentu juga ada kelebihan dan kekurangannya. Karena saya pernah melakukan penelitian untuk mendesain kandang Kucing Besar di Kebun Binatang Surabaya, maka saya akan bercerita sedikit tentang konservasi ex-situ.
Konservasi Ex-Situ
Pernah mendengar konsep animal welfare atau kesejahteraan satwa? Jika belum tak apa, karena konsep tersebut memang masih asing di kalangan masyarakat Indonesia dan istilah ini hanya untuk konservasi ex-situ, bukan pada habitat asli satwa. Animal welfare adalah hal-hal yang berhubungan dengan keadaan fisik dan psikologi hewan yang perlu diterapkan untuk melindungi hewan yang bersangkutan meliputi seluruh kebutuhan dari segi hewan tersebut dan bagaimana etika dan keharusan manusia bersikap pada hewan tersebut.
Intinya, jika animal walfare dipenuhi, maka kesejahteraan hewan tersebut akan terjamin. Untuk tercipta suatu kesejahteraan hewan maka kita perlu memperhatikan Five of Freedom (Lima Kebebasan) yang diperkenalkan di Inggris tahun 1992 yaitu:
1. Bebas dari rasa lapar dan haus.
2. Bebas dari rasa tidak nyaman.
3. Bebas dari rasa sakit, luka dan penyakit.
4. Bebas mengekspresikan perilaku normal.
5. Bebas dari rasa stress dan tertekan.
