Inilah Rumah yang Nyaman untuk Badak
Untuk menciptakan rumah yang nyaman untuk badak di konservasi ex-situ maka perlu memenuhi kebutuhan standar bagi badak. Ada delapan hal yang harus diperhatikan untuk membuat kandang bagi badak menurut Global Federation of Animal Sanctuaries (2013), yaitu:
1. Ukuran yang cukup (kurang lebih 930 m² tiap satu ekor badak dewasa) dan tersedianya jenis-jenis ruang untuk mengakomodasi aktivitas badak, seperti jalan bebas, makan, istirahat, berkubang, bersosialisasi, dan sebagainya untuk mencegah badak merasa stres dan menjaga kondisi fisik yang baik.
2. Pembatas kandang yang digunakan harus kokoh dan sesuai agar badak tetap terjaga dengan baik dan juga tidak menyakiti badak maupun pengunjung.
3. Substrat (penutup tanah) yang digunakan harus nyaman dan aman bagi badak. Tanaman yang ada dalam kandang juga perlu diperhatikan agar badak tidak terluka oleh tanaman seperti kejatuhan ranting pohon atau bahkan keracunan.
4. Jalur dan pintu transfer perlu didesain dengan baik dan benar untuk menjaga keselamatan badak dan manusia. Jalur transfer yang aman digunakan saat memindahkan badak dari kandang satu ke kandang lainnya atau ke luar kandang.
5. Badak memerlukan shelter buatan yang dapat melindungi mereka dari cuaca seperti hujan, badai, panas, dan perubahan suhu yang ekstrim.
6. Fasilitas penunjang juga perlu ada pada kandang badak. Dibutuhkan beberapa alat-alat dan benda-benda khusus untuk membuat mereka tetap beraktivitas, terpenuhinya nutrisi, dan kebutuhan yang harus terpenuhi.
7. Sanitasi yang baik, termasuk di dalamnya kegiatan pembersihan kandang, desinfeksi, pembersihan kotoran badak dan alat-alat standar yang dibutuhkan, harus diperhatikan dengan baik untuk mencegah adanya transmisi patogen, yaitu serangan organisme mikroskopik seperti bakteri, parasit, virus, dan sebagainya.
8. Utilitas kandang badak yang baik, meliputi pencahayaan, ventilasi, kelembaban dan suhu.
Konservasi ex-situ memiliki tujuan utama yaitu agar masyarakat dapat belajar, tahu, dan memahami satwa dari dekat dan mudah. Kita bisa melihat contoh konservasi ex-situ badak yang baik seperti di Taman Safari Indonesia di Pasuruan dan Bogor. Beberapa anak badak juga dapat lahir di sana. Ya, di area selain habitat aslinya.
Apa yang Bisa Kita Lakukan untuk Berperan Serta Melindungi Badak?
Untuk melindungi badak, tentunya perlu peran serta berbagai pihak. Kita yang hidup jauh dari lingkungan badak, juga harus ikut membantu melindungi mereka. Kita bisa? Tentu saja! Berikut adalah hal-hal yang bisa kita lakukan saat ini juga untuk membantu badak agar dapat bertahan hidup dengan nyaman:
1. Ajak keluarga Anda melihat badak
Kita bisa mengajak keluarga untuk berkunjung ke Taman Safari untuk melihat aktivitas dan kehidupan badak secara langsung. Dengan mencoba mengenal dan mempelajari badak dari dekat, maka akan timbul rasa sayang pada badak dan rasa ingin melindungi badak. Tak kenal maka tak sayang, bukan?
2. Main game
Wah, bagaimana bisa dengan bermain game kita juga bisa membantu badak? Ya, download dan mainkan saja game yang berjudul WWF Rhino Raid di App Store atau Google Play. Dalam game ini kita akan memainkan seekor Badak Afrika yang berjuang melawan para pemburu liar.
Tak hanya bermain, kita juga akan mendapatkan banyak informasi serta pengetahuan mengenai badak. Terdapat pula tombol yang mengarahkan kita untuk melakukan donasi untuk badak. Bermain sambil belajar sekaligus menyelamatkan badak, adalah hal yang menyenangkan bukan?
3. Donasi dan Mengadopsi badak
WWF mengadakan program donasi sukarela untuk mengadopsi Badak Jawa dalam program RhinoCare. Caranya cukup simpel dan mudah, yang bisa Anda cek di link berikut:
http://www.wwf.or.id/cara_anda_membantu/bertindak_sekarang_juga/rhinocare/penelitianbadakjawa/kameraintai/programdonasisukarelawan/
4. Kampanye
Cara-cara di atas tak akan efektif jika kita melakukannya sendiri. Kampanyekan hal-hal mengenai badak ke lingkungan kita. Sebarkan berita tentang badak yang mulai punah, beritahukan kepada mereka bahwa badak butuh tempat tinggal yang nyaman, ajaklah mereka untuk peduli pada badak, dan sebarluaskan ke berbagai media dan penjuru dunia bahwa: bersama-sama KITA BISA menyelamatkan badak! (Cerita ini dikirim oleh Afif Fajar Zakariya, Malang)
Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba menulis Cerita Anda dengan tema "Bagaimanakah Rumah yang Nyaman Untuk Badak?”
