Integritas yang Tinggi sebagai Harga Mati
Kamis, 26 November 2015 - 16:29 WIB
Sumber :
- http://ftw1974.blogspot.com
Baca Juga
Ketika saya menanyakan hal-tersebut, anak itu awalnya menjawab setiap pertanyaan saya dengan tenang. Pertanyaan ketiga dan keempat dia jawab dengan agak ketus. Dan pertanyaan selanjutnya dia jawab dengan merenggut karena sebenarnya setiap materi tidak ada yang bisa dia jawab secara benar. Bahkan dia cemberut dan uring-uringan karena saya seolah-olah merupakan hakim yang mencecarnya.
Baca Juga
Ketika kita bertindak tidak jujur kita akan defensif dengan keadaan. Memukul sebelum dipukul atau memarahi sebelum dimarahi. Sifat reaktif tersebut hanya bersifat sementara karena sebenarnya hati yang terdalam tahu bahwa hal tersebut tidak benar. Ah, sesungguhnya yang terjadi hanyalah ketidakdamaian dalam diri.
Disitu saya tarik benang merahnya bahwa ketidakjujuran sangat sulit diungkapkan. Dia sama sekali tidak mengetahui rumus dari pekerjaan rumahnya tersebut. Saya hanya meminta dia jujur bahwa jawaban akhir tersebut adalah hasil hitungan temannya.
Saya tidak pernah memposisikan diri sebagai orang tua yang mengguruinya. Tetapi tetap saja sulit baginya memberitahu saya rahasia tersebut. Dan saya gagal memberikan nilai-nilai kejujuran padanya karena dia tidak mau menerima hal tersebut.
Ada yang bilang, terlalu idealis itu identik dengan banyak musuh. Satu contoh paling sederhana, urusan contek-mencontek seperti hal di atas. Bergeming dan tidak bisa diajak bekerjasama diartikan sebagai sikap kaku, pelit dan pribadi yang congkak. Faktanya, dia sebenarnya hanya mempertahankan idealismenya, hal-hal yang dipahaminya benar sesuai prinsipnya.
Hidup dengan kejujuran, atau keterbukaan akan mendatangkan kenyamanan meskipun banyak yang kontra dengan hal tersebut. Orang yang terlalu lurus akan terkesan tidak butuh orang lain atau keras kepala. Tetapi dibalik perilakunya yang seperti itu, tidak ada modus mempengaruhi.
Jika dia menginginkan sesuatu, dia akan berkata jujur meskipun sebenarnya itu merupakan hal yang sulit dikatakan. Dikatakan sulit karena hal-hal tersebut berhubungan dengan ego, gengsi atau kesalahan fatal yang pernah dibuat.
Ketidakjujuran pun perlahan akan membuat pergeseran makna hubungan yang sudah tercipta. Ada sebuah quote yang saya dapatkan dari sebuah share post dari seorang teman,
Halaman Selanjutnya
“Mereka yang sering membayar untuk orang lain, mungkin bukan berarti mereka kaya, tapi karena mereka menghargai hubungan lebih daripada uang”
