Garda Bangsa Ajak Anak Muda Cegah Kenaikan Suhu Global
Sektor kehutanan memiliki posisi yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan nasional, karena memiliki peran vital yang tidak tergantikan. Peran kehutanan sebagai penyangga sistem kehidupan, penggerak perekonomian, pembuka keterisolasian wilayah, pencipta lapangan kerja dan faktor penentu perubahan iklim harus selalu dijaga.
Sementara itu, Billy Ariez yang berbicara di akhir sesi menyampaikan pentingnya peran serta pemuda/mahasiswa dalam mengatasi dampak perubahan iklim. Dimana kesepakatan Paris telah sejalan dengan kebijakan yang diterapkan Pemerintah Indonesia dalam rangka menjalankan kebijakan ekonomi hijau berkelanjutan.
Hal itu dikenal dengan lima prinsip dan arah kebijakan ekonomi hijau berkelanjutan yang antara lain berisi, integrasi nasional, peluang bonus demografi, perhitungan nilai sumber daya alam, ketahanan pangan, energi dan air dan tata kelola pemerintahan yang bersih.
Di akhir sesi, Wasekjend DKN Garda Bangsa ini mengingatkan bahwa Konferensi Pengendalian Perubahan Iklim PBB (COP 21 UNFCC) yang telah berlangsung di Paris tanggal 30 November - 12 Desember 2015 lalu telah menghasilkan beberapa keputusan antara lain, membatasi kenaikan suhu global di bawah 2 derajat dari tingkat pra industri dan melakukan upaya untuk membatasinya hingga di bawah 1,5 derajat celcius. (Tulisan ini dikirim oleh Billy Ariez)
