Kulakukan Apapun untuk Membahagiakanmu

Ilustrasi ibu.
Sumber :
  • Ibu

VoxPop.co.id – Sedalam samudera kumencintaimu. Sebesar dunia kumenyayangimu. Sedangkan kau ibu, lebih dalam dan lebih besar daripada itu cinta dan sayangmu padaku. Tak bisa dibandingkan oleh apapun, karena kasihmu begitu tulus dan tak lekang oleh waktu.

img_title Cerita Rahasia Kesuksesan, Verrell Bramasta: Dukungan dan Kasih Sayang Ibu

Saat aku belum ada, engkau selalu mengharapkanku. Engkau sabar menunggu kedatanganku. Sampai saatnya kuhadir memberi keceriaan dalam hari-harimu. Meskipun mungkin kumembatasi kegiatanmu, tapi kau tetap menjagaku sepenuh hatimu. Bahkan kau rela berjuang mempertaruhkan hidup dan matimu untuk melahirkanku.

Mungkin aku belum mengerti apa-apa saat itu. Tapi seiring bertambahnya usiaku, kau selalu mengajari, mengawasi, dan mendidik agar kelak aku menjadi anak yang membanggakan. Meskipun aku sering melakukan kesalahan, tapi engkau tak pernah lelah mengingatkan dan menunjukkan mana yang benar demi kebaikanku.

img_title 'Kisah Cinta Ibu' Momen Spesial Ungkapan Kasih Sayang Sambut Hari Ibu

Setiap malam engkau menemaniku hingga aku terlelap. Mengelus rambutku dan melantunkan doa-doa serta harapan untuk aku kelak saat besar nanti. Saat aku tertidur lelap, kadang ibu tidak bisa tidur. Ia memikirkan masa depanku, masa depan anak yang disayanginya. Ibu tak pernah memikirkan dirinya, yang dipikirkan adalah aku, aku, dan aku.

Sebelum tidur engkau memikirkanku, dan saat bangun pun kau tetap memikirkanku. Engkau sungguh sempurna, ibu. Di mataku, ibu bagai malaikat yang selalu ada saat aku terpuruk. Saat aku menangis, saat aku kecewa, dan saat aku bahagia. Tak ada satupun orang sepertimu di dunia ini. Jika orang lain selalu mengharapkan balasan atas apa yang mereka lakukan, sedangkan ibu melakukan semuanya dengan tulus dan ikhlas tanpa mengharap sedikitpun balasan dariku.

img_title Phoebe Rayakan Hari Valentine dengan Merilis Lagu

Jauh sebelum aku terbangun dari tidur lelapku, ibu telah bergegas bangun. Dengan mata suntuknya ia menantang fajar untuk mengerjakan semua pekerjaan rumah dan menyiapkan semua kebutuhanku. Bagiku, ibu lebih dari seorang wanita hebat. Ia membesarkanku dengan penuh kasih sayang dan kesabaran yang tulus dari lubuk hatinya yang paling dalam.

Menjagaku tanpa pamrih, merawatku tanpa mengeluh. Dialah ibu, ibu yang sangat aku cintai, ibu yang rela berkorban untukku. Namun, kenapa mulut ini begitu malu untuk mengucapkan kata terimakasih atas segala pengorbanan yang telah ia lakukan? Mungkin aku sering membuatnya menangis, sering membangkang sehingga membuatnya kecewa, sering berbohong, bahkan menyakiti hatinya dengan sikap dan perkataanku. Tapi dia selalu memaafkan jauh sebelum aku minta maaf padanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut