Mahasiswa KKN Undip Sosialisasikan Zero Food Waste di Masyarakat

Mahasiswa KKN Undip yang sedang memberikan sosialisasi ke masyarakat warga Jatingaleh, Semarang.
Sumber :
  • vstory

Semarang - Universitas Diponegoro (Undip) Semarang secara resmi menerjunkan KKN Tim II periode 2021 pada 1 Juli 2021. Dengan mengusung tema "Sinergi Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat di tengah Pandemi Covid-19 Berbasis Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)".

img_title Mahasiswa Kawal Program MBG dari Desa

Muhammad Faqih (21) seorang mahasiswa Hubungan Internasional Undip, melaksanakan program tentang kampanye Zero Food Waste di masyarakat Jatingaleh, Semarang.

Kampanye ini bertujuan untuk mengajak masyarakat lebih aware terhadap isu global dan juga lingkungan.

img_title Mahasiswa KKN Curhat Jalan Desa Rawan dan Gelap, Rajiv DPR Janjikan Perbaikan PJU

Sumber Foto : Bappenas

Sumber Foto : Bappenas.go.id

img_title Soroti Kecelakaan Maut Truk Tangki BBM vs Mobil KKN di Mantewe, Pertamina Patra Niaga Beri Penjelasan Resmi

Tentang SDGs

Sustainable Development Goals atau yang disingkat menjadi SDGs merupakan kesepakatan 193 negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang ditetapkan pada tahun 2015 yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat global termasuk Indonesia.

Oleh karenanya SDGs sebagai agenda pembangunan global sungguh sejalan dengan RPJMN dan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari agenda pembangunan nasional.

SDGs memiliki 17 pokok pembangunan yang akan dicapai hingga tahun 2030. Salah satunya ialah Tujuan Pokok Nomor 2 yaitu Zero Hunger atau tidak ada lagi kelaparan dunia sesuai dengan target pembangunannya di tahun 2030. Kelaparan menjadi isu global yang semenjak dulu ada terutama di negara-negara seperti Afrika dan juga negara berkonflik atau perang.

Hal tersebut bukan berarti di Indonesia tidak ada kelaparan atau gizi buruk. Dari data Indeks Kelaparan Global 2019, Indonesia berada di peringkat 70 dan berada di angka 19,1 atau moderat yang artinya masih ada masyarakat Indonesia yang menderita kelaparan atau gizi buruk terutama bagi balita. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) 2019, kasus gizi buruk di Indonesia masih ada dan terutama terjadi pada anak-anak.

Mengenal Zero Food Waste untuk menciptakan masyarakat yang bijak dalam memanfaatkan makanan.

Apa itu Zero Food Waste? Zero Food Waste adalah gerakan untuk tidak membuang-buang makanan, kampanye ini bertujuan agar kita dapat memanfaatkan makanan dengan lebih bijak.

Terkadang kita berpikir bahwasanya menyimpan atau membeli makanan dengan lebih itu menguntungkan, tetapi sering kali makanan tersebut basi atau kadaluwarsa yang berakhir dibuang begitu saja, terlebih tidak adanya daur ulang sampah yang memadai.

Sikap konsumtif terhadap makanan sering kali kita lakukan tanpa kita sadari, hal tersebut dapat menyebabkan sampah makanan semakin menumpuk. Indonesia merupakan negara ke-2 yang membuang sampah makanan terbanyak kedua di dunia setelah Arab Saudi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VoxPop.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut