Hari Guru Nasional: Guru Digugu, Ditiru dan Kembali Dirindu
- vstory
Tidak mudah, mencari seorang guru yang sangat dekat siswa secara emosional, yang sering ditemui hanyalah siswa yang mencari muka dengan guru atau murid terpintar dan ternakal yang sangat dikenal guru.
Guru, memang merupakan profesi yang paling mulia, mereka tidak hanya mencerdaskan anak bangsa, tetapi membangun jalan hidup seorang anak manusia yang bukan darah dagingnya menjadi orang-orang hebat.
Pendidikan di Masa Pandemi
Semua siswa tentu memiliki selera masing-masing terhadap guru favorit mereka, ada yang dekat dengan guru BK, ada yang dekat guru olahraga, kimia, bahasa dan lainnya, karena masing-masing siswa memiliki kriteria guru yang bisa dekat dengan dirinya. Dan ini terjadi sebelum pandemi menyerang.
Lalu, semua berubah ketika Covid-19 menyerang. Semua sektor berusaha untuk bangkit dan saya yakin bidang pendidikan pun demikian. Banyak guru dan siswa yang harus beradaptasi dengan sistem belajar daring.
Tugas guru yang sudah berat harus menjaga moral anak bangsa, menjadi semakin berat ketika penyesuaian teknologi, penyesuaian kebiasaan hingga memastikan siswa-siswa tidak menjadi candu terhadap gadget.
Guru harus siap dengan berbagai kondisi pembelajaran dan kondisi siswa, termasuk perkembangan kehidupan di masyarakat (Abdullah, 2016; Darlingn Hammond & John Bransford, 2005; Zein, 2016).
Guru harus digugu, di mana setiap yang dikatakan dan mereka perbuat harus dipertanggungjawabkan. Semuanya harus dipatuhi atau dipercaya oleh semua siswa. Maka semenjak pandemi guru terus melakukan langkah-langkah baru agar siswanya tetap percaya dan mematuhinya.
Begitu juga dengan ditiru. Saat belajar online, guru memikirkan bagaimana memaksimalkan kemampuannya dalam mengelola teknologi sehingga siswanya mengikuti. Contohnya dengan menyalakan kamera saat proses belajar mengajar.
Usaha keras guru dalam menjalankan proses pendidikan selama Covid-19 merupakan hal yang luar biasa. Karena harus bertahan dalam segala kondisi, bahkan di beberapa daerah di Indonesia, banyak guru yang jemput bola ke rumah-rumah siswa yang tidak memiliki gadget. Betapa hebatnya mereka.
Menjadi Guru yang Dirindu
Hari Guru Nasional 2021 mengusung tema bergerak dengan hati, pulihkan pendidikan menjadi momentum yang tepat bagi para guru untuk kembali menjadi orang yang dirindu murid-murid karena pembelajaran tatap muka sudah dimulai kembali.
