Hari Guru Nasional: Guru Digugu, Ditiru dan Kembali Dirindu

Ilustrasi Tatap Muka Pasca Pandemi || Sumber : VoxPop
Sumber :
  • vstory

Memulihkan pendidikan pasca pandemi bukanlah hal yang mudah, ibaratnya pembelajaran tatap muka sebagai proses belajar yang baru. Proses pembelajaran (kembali) menggunakan seragam, papan tulis menjadi hal yang aneh setelah 2 tahun belajar dari rumah.

img_title Mensesneg Ungkap Alasan Pemerintah Naikkan Tukin TNI, Singgung Nasib Guru dan Nakes di Wilayah 3T

Secara interaksi pun tentu berbeda. Banyak anak-anak yang baru mengalami kenaikan tingkat yang biasa mengenal dan menatap guru mereka menggunakan gadget sekarang bisa bertemu secara langsung dan berinteraksi langsung.

Di sinilah peran guru kembali maksimal, mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjadi benteng para penghancur moral anak-anak bangsa. Melalui interaksi dan menggunakan hati seluruh guru di Indonesia membangkitkan pendidikan yang selalu dirindu oleh anak-anaknya.

img_title Kronologi Kasus Oknum Guru Diduga Serahkan Murid ke Suaminya untuk Dicabuli

Menurut M. Uzer Usman (1997: 4) Peranan guru adalah terciptanya serangkaian tingkah laku yang saling berkaitan yang dilakukan dalam suatu situasi tertentu serta berhubungan dengan kemajuan perubahan tingkah laku dan perkembangan siswa yang menjadi tujuannya

Saya yakin, saat pandemi berlangsung. Peran guru seperti yang Usman katakan menjadi berkurang, pembelajaran menjadi garing, anak-anak tidak antusias, dan parahnya yang dirindukan dari proses belajar daring adalah gadget mereka. Ya, setelah belajar daring, tutup aplikasi belajar dan membuka aplikasi game (walau tidak semua demikian).

img_title Viral, Oknum Guru Diduga Serahkan Murid Laki-laki ke Suami untuk Dicabuli

Melalui gerakan yang dilakukan para guru di Indonesia yang sangat mulia dengan hati yang tulus. Saya yakin, guru-guru akan kembali menjadi orang yang dirindu. Tidak hanya masa sekolah tetapi jauh setelah lulus akan tetap sama.

Lalu perlahan dunia pendidikan di Indonesia akan kembali bangkit dari tangan guru. Mengapa? Karena jika tidak ada guru yang dirindu, maka tidak akan ada profesi-profesi lain yang menjadikan Indonesia yang lebih maju. (Fathin Robbani Sukmana, Sekretaris Jaringan Muda Politik dan Demokrasi (JMPD) Indonesia)

Tim SAR Evakuasi Guru dan Pelajar di Kota Padang

Tim SAR Turun Gunung Bantu Evakuasi Pelajar hingga Guru Terjebak Banjir di Padang

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kota Padang, Sumatera Barat mengevakuasi para pelajar serta guru yang terjebak di sekolah akibat banjir pada Senin, 3 Agustus 2026.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VoxPop.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut