Waktunya Kebangkitan IMK

Usaha IMK makanan di Kulonprogo yang masih berkembang
Sumber :
  • vstory

Selain itu, IMK diharapkan dapat beradaptasi terhadap kemajuan teknologi. Covid-19 juga telah mengubah kebiasaan masyarakat sehingga pelaku ekonomi harus melakukan penyesuaian terhadap bisnisnya. Salah satu upayanya adalah melakukan digitalisasi bisnis. Perluasan pemasaran secara daring melalui e-commerce pun didorong agar pelaku usaha IMK dapat bertahan dan bangkit. Hal ini merupakan peluang besar bagi IMK untuk terus beradaptasi, menjadi usaha yang terintegrasi dengan teknologi agar dapat keluar dari guncangan resesi ekonomi akibat pandemi Covid-19. Pemanfaatan platform digital dapat meningkatkan efisiensi serta menambah saluran penjualan/pemasaran IMK yang saat ini terbatas pada akses fisik dengan pelanggan/pengguna.

img_title Tempe, Tahu, dan Kemandirian Kedelai

Dalam penyaluran dana dukungan IMK dari pemerintah, harus dipastikan bahwa dana dapat disalurkan secara cepat dan tepat sasaran. Permasalahan yang dihadapi sampai saat ini adalah kurang terintegrasinya data IMK yang ada. Selain itu, skema dukungan IMK melalui subsidi bunga kredit usaha rakyat (KUR) juga perlu mendapat perhatian lebih, mengingat masih banyaknya IMK yang masih belum tersentuh layanan perbankan. IMK masih berada di sektor informal sehingga perlu pendampingan dan didorong naik kelas untuk bisa bangkit dan bertransformasi ke sektor formal.

Lahan pertanian siap panen di Panggang Gunungkidul (26/01/2023)

Siapkah untuk Digitalisasi Pertanian?

Selain sumberdaya manusia, faktor lain kendala kesiapan penerapan digitalisasi pada sektor pertanian di Indonesia adalah keterbatasan Iahan dan biaya.

img_title
VoxPop.co.id
30 Januari 2023
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VoxPop.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut