Peran G20 dalam Menyelesaikan Krisis Afghanistan
- vstory
VoxPop – Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Press bekerja sama dengan Rumah Produktif Indonesia (RPI) menerbitkan buku antologi berjudul "Pulih Bersama, Bangkit Perkasa: Gagasan Optimis dari Indonesia untuk Kebangkitan Dunia Pasca Pandemi Covid-19." Buku ini diluncurkan pada Senin, 31 Oktober 2022, di Gedung Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Buku yang terdiri dari empat jilid dan 150 artikel ini ditulis oleh 154 penulis, serta telah terbit dalam dua bahasa, yakni Indonesia dan Inggris.
Dalam bahasa Inggris, buku ini terbit dengan judul "Recover Together, Recover Stronger: Optimistic Ideas from Indonesia for the Resurrection of the World After the Covid-19 Pandemic". Penerbitan buku ini merupakan bentuk partisipasi aktif dari sejumlah elemen masyarakat sipil di Indonesia dalam menyambut perhelatan internasional Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of 20 (G20) yang akan berlangsung di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, pada 15-16 November 2022. Apalagi Indonesia menjadi tuan rumah sekaligus Presidensi G20 Tahun 2022.
Alhamdulillah, penulis bersyukur sekali mendapat kesempatan untuk menulis satu artikel populer ilmiah dalam buku ini dengan judul: "Peran Presidensi G20 Menyelesaikan Krisis Afghanistan". Tepatnya pada buku jilid I dengan tema: "Kerja Sama Internasional Diplomasi Tangan di Atas Indonesia dalam Menciptakan Perdamaian Dunia, Meningkatkan Harkat Kemanusiaan, dan Menjadi Perantara Terciptanya Ketahanan Global". Penulis juga membagi artikel ini dalam dua sub pokok bahasan, yakni: 1. Memahami Timur Tengah, dan 2. Peran G20 Menyelesaikan Krisis Afghanistan.
Dalam artikel ini, penulis membahas seputar peran penting dan strategis pemerintah Republik Italia sebagai Presidensi G20 Tahun 2021. Italia telah menyelengarakan KTT Luar Biasa G20 Tentang Afghanistan pada 12 Oktober 2021, melalui video konferensi secara virtual. KTT ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi internasional dan dukungan terhadap Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam mengatasi krisis kemanusiaan, ekonomi dan keamanan di Afghanistan.
Menurut penulis, situasi politik global ini sangat menarik untuk dicermati karena pemerintah Italia bukanlah negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), juga bukan negara anggota Konferensi Asia Afrika (KAA). Bahkan Italia tidak termasuk anggota Gerakan Nonblok (GNB). Kondisi ini berlawanan dengan pemerintah Afghanistan yang sejak lama telah menjadi negara anggota OKI, KAA dan GNB.
