Tamu Allah dan Sistem Pelayanan Berbasis Syarikah: Jangan Hanya Pegang Buntut Gajah

Wahyudi Nasution, Karom KBIHU Arafah PDM Klaten Kloter SOC-76
Sumber :
  • Istimewa

2. Maktab
Adalah unit kerja atau kantor yang bernaung di bawah Syarikah. Maktab bertugas menangani jamaah dari negara tertentu secara administratif dan teknis, termasuk Indonesia.

img_title Update Haji 2025: 443 Jemaah Indonesia Meninggal Dunia, 64,6 Persen Lansia

3. Kafilah
Tim teknis di lapangan. Merekalah yang menangani makanan, pengaturan tenda, transportasi, dan keperluan harian jamaah secara langsung.

Sederhananya, Syarikah merancang sistem, Maktab mengatur wilayah kerja, dan Kafilah melaksanakan teknisnya di lapangan.

img_title Update Haji 2025: Kedatangan Jemaah di Tanah Air Sudah Capai 93 Persen

Dengan sistem ini, jemaah tidak lagi direpotkan oleh urusan logistik, rute perjalanan, atau keperluan domestik lainnya. Semua sudah diatur oleh tuan rumah.

Mengapa Banyak Keluhan di Media Sosial?

img_title Mengintip Produksi Kurma Ajwa Castle Farms di Madinah: Canggih dan Organik


Source : MCH 2025

Berbagai keluhan yang muncul — soal visa, nusuk, makanan basi, AC mati, bus datang terlambat — adalah kasus-kasus parsial yang sebetulnya wajar dalam skala pelayanan jutaan orang dari berbagai negara. Tapi jika tidak dipahami dengan utuh, maka akan timbul generalisasi negatif yang tidak adil: seolah-olah sistem ini buruk seluruhnya.

Untuk menjelaskan hal ini, Dr. dr. M. Husen Prabowo, Ketua Lembaga Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (LBIHU) Muhammadiyah Klaten, menggunakan analogi bijak:

“Orang yang hanya memegang buntut gajah, akan bilang gajah itu seperti tali. Yang memegang telinga akan bilang seperti kipas. Yang pegang kaki bilang seperti tiang. Semua tidak salah, tapi semua tidak utuh. Maka jangan nilai sistem syarikah hanya dari satu sisi saja.”

Peran Petugas Haji Indonesia: Mitra Strategis, Bukan Tukang Komplain

Pemerintah Indonesia mengirim ribuan petugas untuk mendampingi jamaah selama haji. Mulai dari Ketua Kloter, pembimbing ibadah, tenaga medis, hingga petugas non-kloter yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

Mereka bukan pelayan utama, karena itu adalah peran Syarikah. Tapi mereka menjadi mitra strategis, penghubung, sekaligus pelindung psikologis dan spiritual bagi jemaah. Ketika terjadi masalah, mereka-lah yang membantu menjembatani antara jamaah dan tuan rumah.

Jangan Pegang Buntut Gajah, Lihat Keseluruhannya

Ibadah haji bukan sekadar ritual. Ini perjalanan spiritual sekaligus sosial. Jamaah perlu mempersiapkan kesabaran dan keikhlasan sebanyak mungkin. Sistem pelayanan haji bukan sistem sempurna, tapi dibangun untuk melayani jutaan tamu Allah dengan cara yang tertib, bermartabat, dan manusiawi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VoxPop.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut